iPhone Lipat Apple Gunakan Kaca Berlapis Ganda untuk Hilangkan Lipatan Layar
Apple dikabarkan sedang mengembangkan iPhone lipat dengan teknologi kaca ultra-tipis berlapis ganda (dual-layer UTG/UFG) untuk mengurangi visibilitas lipatan layar yang sering menjadi masalah pada perangkat foldable. Inovasi ini menempatkan panel layar di antara dua lapis kaca fleksibel, sehingga memisahkan display dari kontak langsung dengan engsel hinge dan mendistribusikan tekanan mekanis secara merata.
Teknologi Anti-Lipatan Canggih
Desain dual-layer ini berbeda dari foldable saat ini yang biasanya hanya menggunakan satu lapis UTG, yang rentan deformasi seiring waktu.
Apple juga disebut mengeksplorasi kaca self-healing yang bisa memperbaiki goresan kecil secara otomatis, mirip teknologi Oppo Find N6. Selain itu, kaca UFG dengan ketebalan variabel—lebih tipis di area lipatan dan tebal di bagian lain—diharapkan membuat lipatan hampir tak terlihat (ketebalan <0.15mm).
Spesifikasi dan Jadwal Peluncuran
Perangkat book-style ini diperkirakan punya layar luar 5.3-5.5 inci dan layar dalam 7.8-8 inci, dengan engsel liquid metal untuk daya tahan ekstra.
Rumor menyebut peluncuran September 2026 bersamaan iPhone 18 Pro, meski ada spekulasi mundur ke Desember, dengan harga $2,000-$2,500 (sekitar Rp30-38 juta). Chip A20 Pro dan Touch ID samping mungkin digunakan untuk profil lebih ramping.
Implikasi untuk Pasar Foldable
Langkah Apple ini menjawab keluhan utama konsumen soal crease, bersaing ketat dengan Samsung Galaxy Z Fold dan Oppo yang sudah punya "zero-feel crease".
Jika berhasil, iPhone Fold bisa jadi foldable paling premium, meski harga tinggi mungkin batasi adopsi massal di pasar seperti Indonesia. Update lebih lanjut diharapkan dari rantai pasok China.

