Jiuzi Holdings Bertaruh Besar pada Bitcoin, Saham Melonjak 78%

Jiuzi Holdings Bertaruh Besar pada Bitcoin, Saham Melonjak 78%

Jiuzi Holdings mengumumkan strategi investasi besar-besaran di Bitcoin, yang langsung memicu respons positif dari pasar Wall Street dengan kenaikan saham hingga 78%. Langkah ini menandai komitmen perusahaan untuk mengintegrasikan aset kripto ke dalam treasury-nya.

Strategi Investasi Bitcoin

Jiuzi Holdings, perusahaan yang sebelumnya dikenal dengan operasi di sektor otomotif China, kini beralih fokus ke kripto dengan rencana treasury Bitcoin senilai hingga $1 miliar. Mereka bermitra dengan platform seperti SOLV untuk staking dan yield Bitcoin, termasuk penggunaan SolvBTC.BNB yang didukung Chainlink Proof-of-Reserves.

Perusahaan juga mengamankan komitmen dana kripto hingga $60 juta dari institusi investasi, dengan pembelian saham pada harga minimal $1,50 per lembar, memperkuat posisi treasury digital mereka

Reaksi Pasar dan Kenaikan Saham

Jiuzi Holdings Bertaruh Besar pada Bitcoin, Saham Melonjak 78%
(Foto Saham JZXN dari Google Finansial)
Saham Jiuzi (kode JZXN) langsung rally signifikan setelah pengumuman, naik lebih dari 78% dalam sesi perdagangan terbaru pada 8 Maret 2026. Sebelumnya, pengumuman serupa pada 2025 telah memicu lonjakan hingga 40% di premarket dan 18% efek berita.

Meski demikian, ada keraguan pasar terkait likuiditas perusahaan yang terbatas dibandingkan ambisi $1 miliar, dengan analis menyebutnya sebagai "lompatan finansial besar". Saham sempat turun 26,9% pasca-pengumuman dana $60 juta, menunjukkan volatilitas tinggi.

Implikasi untuk Investor Kripto

Strategi ini mencerminkan tren korporasi AS yang menjadikan Bitcoin sebagai aset treasury, mirip MicroStrategy. Jiuzi tidak akan self-custody asetnya, melainkan gunakan kustodian eksternal berkeamanan tinggi untuk mitigasi risiko.

Investor disarankan DYOR (Do Your Own Research) karena volatilitas kripto dan saham JZXN tinggi; ini bukan saran investasi. Tren ini bisa mendorong adopsi kripto lebih luas di Wall Street pada 2026.

Next Post Previous Post