Mendag Budi Santoso Dorong Diversifikasi Pasar Ekspor ke Afrika dan Amerika Latin

Mendag Budi Santoso Dorong Diversifikasi Pasar Ekspor ke Afrika dan Amerika Latin

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mendorong diversifikasi pasar ekspor Indonesia ke wilayah Afrika dan Amerika Latin untuk mengurangi ketergantungan pada Eropa dan AS. Strategi ini diungkapkan pada Agustus 2025 di Balai Kartini, Jakarta, sebagai upaya memperluas akses produk dalam negeri ke pasar baru dengan potensi besar.

Latar Belakang

Pemerintah tidak ingin hanya bergantung pada pasar tradisional seperti Eropa, AS, China, India, dan Jepang, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik global. Budi Santoso menekankan bahwa Indonesia sedang menjajaki kerja sama perdagangan bilateral dan regional untuk meningkatkan peluang ekspor.

Fokus Amerika Latin

Indonesia menargetkan negara-negara di Amerika Latin seperti anggota MERCOSUR (Brasil, Argentina, Uruguay) melalui perundingan yang sudah disepakati untuk dilanjutkan. Langkah ini diharapkan membuka akses lebih luas bagi produk Indonesia setelah menyelesaikan beberapa perjanjian awal.

Fokus Afrika

Afrika diprioritaskan setelah Amerika Latin, dengan perundingan yang lebih condong bilateral karena preferensi kawasan Afrika untuk negosiasi regional memakan waktu lama. Khusus Afrika Selatan sudah menyatakan kesiapan untuk perundingan bilateral, dengan target penandatanganan perjanjian dagang pada 2026.

Tantangan dan Harapan

Tantangan utama adalah waktu negosiasi yang panjang, tetapi Budi optimistis potensi industri Indonesia besar untuk menembus pasar tersebut. Diversifikasi ini juga bagian dari strategi menjaga kinerja ekspor di tengah risiko seperti konflik Timur Tengah.

 

Next Post Previous Post