Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Fokus Efisiensi

 

Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Fokus Efisiensi

Menteri Keuangan Sri Mulyani atau penerusnya telah menegaskan bahwa anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dipotong secara keseluruhan. Fokus utama adalah efisiensi belanja dengan memprioritaskan pengeluaran produktif seperti makanan untuk anak sekolah, ibu hamil, dan lansia, sambil memangkas item non-produktif seperti pengadaan komputer atau motor.

Latar Belakang

Anggaran MBG 2026 dialokasikan Rp 335 triliun untuk menjangkau 82,9 juta penerima, naik signifikan dari Rp 71 triliun pada 2025. Pernyataan ini muncul di tengah tekanan fiskal seperti pelemahan rupiah dan kenaikan harga minyak dunia ke US$92 per barel, yang berpotensi memperlebar defisit APBN hingga 3,6% dari PDB.

Strategi Efisiensi

Kemenkeu akan memantau realisasi belanja MBG secara bulanan, termasuk dampak fluktuasi harga minyak. Mekanisme pencairan telah diubah sejak April 2025 dari reimburse menjadi pembayaran berdasarkan rencana 10 hari ke depan untuk mempercepat serapan. Penyesuaian hanya menyasar belanja pendukung, bukan anggaran inti program gizi.

Next Post Previous Post