Michael Saylor Hentikan Pembelian Bitcoin: Strategi Baru di Tengah Pasar Fluktuatif

Michael Saylor Hentikan Pembelian Bitcoin: Strategi Baru di Tengah Pasar Fluktuatif

Michael Saylor, pendiri Strategy (sebelumnya MicroStrategy), baru-baru ini mengumumkan penghentian sementara pembelian Bitcoin setelah 13 minggu berturut-turut. Perusahaan ini kini memegang sekitar 762.099 BTC senilai $51,6 miliar, atau 3,6% dari total suplai Bitcoin.

Latar Belakang Penghentian

Penghentian ini terjadi pada minggu 23-29 Maret 2026, menurut pengajuan Form 8-K ke SEC. Strategy tidak membeli maupun menjual Bitcoin selama periode itu, menjadikannya jeda langka setelah akumulasi konsisten. Ini bukan pertama kalinya; pada 2025, ada jeda serupa di Januari-Februari, Maret-April, dan Juni-Juli.

Kepemilikan dan Valuasi Terkini

Dengan 762.099 BTC, Strategy tetap perusahaan treasury Bitcoin terbesar di dunia, menargetkan 5% suplai total 21 juta koin. Valuasi holdings turun dari puncak $79 miliar pada Oktober 2025 menjadi $51,6 miliar sekarang, mencerminkan volatilitas pasar.

Sejarah Strategi Bitcoin Saylor

Sejak 2020, Saylor agresif mengakumulasi BTC sebagai aset cadangan utama. Pada Oktober 2025, holdings mencapai 640.031 BTC senilai $79 miliar setelah pembelian $22,1 juta di harga rata-rata $113.048. Meski sempat jeda, perusahaan kembali beli besar-besaran, seperti $980 juta pada Desember 2025.

Periode Jeda 2025

Alasan Utama

Dampak Pasar

Jan 27-Feb 2

Volatilitas awal tahun

Harga stabil di $80K+

Mar 31-Apr 6

Penurunan di bawah $87K, kerugian $5,91 miliar

BTC turun ke $82K

Jun 30-Jul 6

Puncak harga $125K

Jeda sebelum penyesuaian


Pandangan Saylor ke Depan

Saylor tetap optimis, sering tweet seperti "Bitcoin paling volatil karena paling berguna" saat harga turun. Analis Texas Capital beri rating Buy dengan target $200 per saham, prediksi Bitcoin naik 10% tahunan dan emisi modal $17 miliar di 2026. Strategi ini sinyal HODL jangka panjang meski pasar bearish.
Next Post Previous Post