OJK Klaim Kinerja Perbankan Tetap Solid pada Triwulan I-2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kinerja perbankan Indonesia diprediksi tetap solid pada triwulan I-2026 meskipun ada tantangan ekonomi global.
Hasil Survei SBPO
Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) yang dilakukan Januari 2026 melibatkan 93 bank dengan aset 94,17% dari total bank umum nasional. Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) mencapai 56 (zona optimis), didukung ekspektasi pertumbuhan kredit dan pengelolaan risiko yang baik.
Indikator Utama
Indeks Persepsi Risiko (IPR) 57: Kualitas kredit terjaga, posisi devisa netto rendah (long position valas), dan likuiditas stabil berkat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) 67: Kredit diproyeksi tumbuh didorong permintaan dan ekspansi bank, terutama sektor industri pengolahan (tumbuh 6,60% yoy Januari 2026).
Tantangan Ekonomi
Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi (IKM) turun ke 45 (zona pesimis) akibat prediksi pelemahan rupiah dari geopolitik global dan inflasi yang meningkat. Namun, pertumbuhan ekonomi domestik diharapkan akselerasi oleh konsumsi masyarakat, dengan net cashflow positif dari DPK dan dana pemerintah daerah.

