Pemerintah Kaji Kompor Listrik untuk Tekan Impor LPG, Target Rampung April

Pemerintah Kaji Kompor Listrik untuk Tekan Impor LPG, Target Rampung April
Pemerintah Indonesia sedang mengkaji penggunaan kompor listrik untuk mengurangi ketergantungan impor LPG. Kajian ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto dan ditargetkan rampung pada April 2026.

Latar Belakang Kajian

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti) memimpin kajian ini bersama perguruan tinggi negeri dan swasta. Mendikti Brian Yuliarto menyatakan ini bagian dari program elektrifikasi lebih luas, termasuk kendaraan listrik dan penggantian pembangkit diesel ke energi terbarukan.

Tujuan Utama

Upaya ini bertujuan menekan impor energi di tengah harga minyak dunia yang tinggi, serta mengurangi beban subsidi LPG. Potensi penghematan signifikan, misalnya Rp25 triliun dari penggantian PLTD saja, ditambah kontribusi kompor listrik.

Konteks Lebih Luas

Strategi elektrifikasi ini dinilai pengamat energi sebagai kunci ketahanan nasional, mengingat ketergantungan impor via rute rentan seperti Selat Hormuz. Indonesia punya kapasitas listrik melimpah untuk mendukung transisi dari LPG ke listrik rumah tangga.

Next Post Previous Post