Pemerintah Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen di 2026
Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 30 persen sepanjang 2026, didorong oleh kinerja positif di awal tahun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan target ini realistis mengingat realisasi Januari-Februari 2026 sudah naik sekitar 30 persen secara tahunan.
Capaian Awal Tahun
Penerimaan pajak Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen dari tahun sebelumnya (Rp88,9 triliun). Februari juga menunjukkan pertumbuhan stabil sekitar 30 persen, mencerminkan pemulihan ekonomi pasca-melemahnya 2025. Semua jenis pajak seperti PPh dan PPN ikut naik secara neto.
Target APBN 2026
Target penerimaan pajak dalam APBN 2026 adalah Rp2.357 triliun, naik 22,9 persen dari realisasi 2025 (Rp1.917,6 triliun). Pemerintah optimistis bisa tembus Rp2.409 triliun jika momentum ekonomi terjaga. Lonjakan didukung penerimaan bruto naik 7 persen dan restitusi turun 23 persen.
Strategi Pendukung
Pemerintah fokus jaga likuiditas keuangan via koordinasi dengan Bank Indonesia, efektivitas belanja negara, dan perbaikan kendala usaha. Prioritas proyek besar juga ditingkatkan untuk dorong aktivitas ekonomi dan pajak. DJP terapkan intensifikasi kepatuhan wajib pajak berbasis data.

