Penerima KJP Plus Maret 2026 Dapat Dana Bertahap Mulai SD hingga SMK
Pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2026 untuk bulan Januari sudah dimulai secara bertahap sejak 5 Maret 2026. Program ini menyasar 707.477 siswa dari jenjang SD hingga SMK serta PKBM di DKI Jakarta, dengan total anggaran Rp1.620 triliun lebih.
Jadwal dan Proses Pencairan
Pemprov DKI Jakarta mengumumkan melalui Instagram @disdikdki bahwa pencairan dilakukan bertahap mulai 5 Maret 2026.
Ini merupakan kelanjutan dari Tahap II 2025 yang cair pada Februari, dengan jumlah penerima sedikit berkurang namun besaran dana tetap sama.
Penggunaan dana tunai dibatasi maksimal Rp100.000 per bulan, sisanya untuk kebutuhan pendidikan lainnya.
Rincian Besaran Dana per Jenjang
Berikut besaran dana personal bulanan plus tambahan SPP sekolah swasta, beserta jumlah penerima:
|
Jenjang |
Dana Personal (Rp/bulan) |
Tambahan SPP Swasta
(Rp/bulan) |
Jumlah Penerima |
|
SD/SDLB/MI |
250.000 |
130.000 |
340.658 |
|
SMP/SMPLB/MTs |
300.000 |
170.000 |
190.449 |
|
SMA/SMALB/MA |
420.000 |
290.000 |
61.205 |
|
SMK |
450.000 |
240.000 |
112.501 |
|
PKBM |
300.000 |
- |
2.664 |
Tambahan SPP swasta diberikan selama enam bulan.
Manfaat dan Penggunaan Dana
Dana KJP Plus membantu siswa kurang mampu membeli perlengkapan sekolah seperti buku, tas, alat tulis, dan seragam.
Bantuan juga mencakup kegiatan penunjang belajar serta wisata edukatif.
Pastikan cek status pencairan melalui aplikasi Jakone atau situs resmi Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

