Pengumuman SNBP 31 Maret 2026, Ini Cara Mudah Melihat Kelulusan
Pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 akan dibuka resmi pada 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Tidak ada pengumuman kelulusan sebelum tanggal itu, jadi kamu bisa tenang dan menunggu sampai waktu yang ditentukan. Berikut penjelasan lengkap ― mulai dari cara cek, apa yang perlu disiapkan, hingga apa yang harus dilakukan setelah kelulusan.
Situs resmi dan link pengumuman SNBP
Hasil SNBP 2026 bisa dilihat secara online melalui portal resmi SNPMB‑BPP (Sistem Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri). Beberapa link yang akan dipakai antara lain:
Laman khusus pengumuman SNBP:
https://pengumuman-snbp.snpmb.id
Portal SNPMB utama:
https://snpmb.id, lalu pilih SNBP → Pengumuman SNBP.
Link tambahan/“mirror” dari PTN:
Beberapa PTN (misalnya UNJ, USU, UNDIP, dan lainnya) menyediakan halaman pengumuman khusus untuk calon mahasiswanya, dengan link yang tertera di situs resmi masing‑masing.
Sebaiknya kamu buka satu link utama dulu (misalnya pengumuman-snbp.snpmb.id), baru kalau terlalu ramai atau lambat, coba link cadangan dari PTN tujuan kamu.
Persiapan sebelum cek kelulusan
Supaya saat pembukaan pengumuman tidak panik dan berjalan cepat, sebaiknya kamu sudah menyiapkan beberapa hal berikut:
Nomor pendaftaran SNBP
Nomor ini biasanya tercantum di halaman profil atau dashboard akun SNPMB kamu.
Tanggal lahir sesuai data yang kamu daftarkan
Pastikan format yang kamu masukkan (misalnya 01/01/2005 atau 1 Januari 2005) sesuai dengan format yang diminta di laman pengumuman.
Perangkat dan koneksi internet
Pakai HP, laptop, atau komputer dengan koneksi stabil untuk menghindari gagal masuk akibat halaman lambat atau error.
Waktu yang tepat
Pengumuman resmi mulai dibuka pukul 15.00 WIB, jadi jangan buru‑buru sebelum itu dan coba beberapa jam setelah pukul 15.00 jika server sangat ramai.
Siapkan juga catatan atau screenshot hasil pengumuman, karena nanti kamu butuhnya untuk verifikasi di PTN tujuan.
Langkah‑langkah cek kelulusan SNBP 31 Maret 2026
Berikut cara umum yang bisa kamu ikuti saat ingin melihat hasil SNBP 2026:
Buka laman pengumuman
Masuk ke salah satu dari link berikut:
https://pengumuman-snbp.snpmb.id
Atau lewat https://snpmb.id lalu pilih menu SNBP → Pengumuman SNBP.
Pilih menu “Pengumuman SNBP”
Di halaman SNPMB atau laman khusus, akan muncul beberapa pilihan seperti Informasi Umum, Kuota Sekolah, Monitoring PDSS, dan Pengumuman SNBP. Pilih yang bertulisan Pengumuman SNBP atau sejenisnya.
Masukkan data diri
Pada formulir yang muncul, isi:
Nomor pendaftaran SNBP kamu.
Tanggal lahir sesuai data pendaftaran.
Klik “Lihat Hasil Seleksi”
Setelah data benar, klik tombol Lihat Hasil Seleksi (atau sejenisnya).
Baca status kelulusan
Jika lulus, biasanya akan muncul tampilan dengan:
Header atau latar belakang warna biru.
Teks seperti “Selamat! Anda dinyatakan lulus seleksi SNBP” beserta Program Studi (prodi) dan PTN yang kamu ikuti.
Jika tidak lulus, biasanya header berwarna merah dan tertulis status tidak lolos seleksi SNBP beserta keterangan prodi/PTN yang kamu pilih.
Jika halaman lama muncul atau gagal, coba refresh beberapa menit sekali karena pada hari pengumuman traffic situs sangat tinggi.
Setelah dinyatakan lulus SNBP
Jika kamu dinyatakan lulus SNBP, kamu belum langsung “aman” begitu saja. Masih ada beberapa tahap penting yang harus kamu ikuti:
Daftar ulang (registrasi ulang)
Setiap PTN punya jadwal dan tata cara daftar ulang sendiri (biasanya beberapa hari setelah pengumuman, misalnya 1–2 minggu).
Kamu harus mengikuti langkah:
Upload dokumen (KTP, ijazah/Kartu Keluarga, foto, dll.) sesuai persyaratan PTN.
Mengisi formulir atau data mahasiswa baru di portal kampus atau portal SNPMB.
Verifikasi berkas dan SKTM (jika ada)
Jika kamu mengikuti SNBP jalur beasiswa atau bantuan lain (misalnya bidikmisi/kinerja sosial), kamu biasanya perlu membawa atau mengunggah SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) dan formulir khusus yang ditentukan PTN.
Sesi pengarahan (OSPEK/OSKM dan sejenis)
Setelah daftar ulang, PTN biasanya mengadakan pengarahan atau orientasi mahasiswa baru yang bisa berbentuk kegiatan online atau tatap muka.
Kalau kamu tidak lulus SNBP, kamu tetap bisa melanjutkan seleksi lewat jalur lain, misalnya SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes) atau jalur mandiri PTN/PTS lain

