Penyaluran Bansos Tahap I 2026 Capai 90 Persen Secara Nasional
Progres Nasional Tahap I
Bansos PKH tahap pertama 2026 telah diterima oleh sekitar 8,9 juta KPM, atau 89,4 persen dari total target nasional. BPNT juga mengikuti pola serupa dengan kuota 18,2 juta KPM, disalurkan via bank Himbara atau KKS untuk Rp200.000 per bulan (total Rp600.000 per tahap). Penataan DTSEN memastikan prioritas desil 1-4, dengan pengalihan penerima dari luar kriteria.
Jadwal dan Mekanisme Pencairan
Tahap I mencakup Januari-Maret 2026, cair sekaligus tanpa tanggal tetap per daerah untuk fleksibilitas. Wilayah seperti Jawa Barat, Sumatera, dan Aceh termasuk gelombang awal; cek status via https://cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos. Nominal PKH bervariasi: Rp225.000-Rp750.000 tergantung kategori (ibu hamil, anak sekolah, disabilitas).
Dampak dan Rekomendasi
Progres 90 persen ini meringankan beban masyarakat rentan di tengah inflasi pangan. KPM disarankan cek rutin NIK di situs/aplikasi resmi, ajukan usulan jika belum terdaftar via RT/RW atau app, dan waspadai hoaks. Pendamping sosial siap bantu verifikasi lapangan untuk sisa 10 persen.

