Perusahaan China Bakal ‘Sulap’ Sampah Jadi Listrik di Bekasi & Denpasar

Perusahaan China Bakal ‘Sulap’ Sampah Jadi Listrik di Bekasi & Denpasar
Perusahaan China mendominasi tender proyek Waste-to-Energy (WtE) atau pengolahan sampah menjadi listrik di Bekasi dan Denpasar, yang dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Dari 24 peserta tender internasional, 20 berasal dari China, sementara tiga dari Jepang dan satu dari Prancis.

Status Proyek

Proyek tahap pertama mencakup Bekasi, Denpasar, Bogor, dan Yogyakarta, dengan pengumuman pemenang tender dijadwalkan segera setelah finalisasi administrasi. Penandatanganan kerja sama resmi direncanakan pada pekan kedua Maret 2026 oleh CEO Danantara, Rosan Roeslani. Nilai proyek tahap awal diperkirakan mencapai USD 600 juta.

Detail Teknis

Fasilitas WtE di Denpasar dirancang mengolah 1.200 ton sampah per hari dan menghasilkan sekitar 157 GWh listrik per tahun. Peserta tender wajib membentuk konsorsium dengan perusahaan lokal untuk transfer teknologi. Kriteria pemilihan meliputi kemampuan teknis, finansial, dan manajemen risiko sesuai Perpres 109/2025.

Perusahaan China Unggulan

Beberapa perusahaan China yang lolos tahap akhir termasuk China Conch Venture Holdings, Wangneng Environment, dan Zhejiang Weiming Environment Protection. Mereka berpengalaman mengelola proyek WtE berskala besar, seperti produksi miliaran kWh listrik per tahun dari sampah.

Next Post Previous Post