PGE Pastikan Pasokan Listrik Panas Bumi Aman Saat Idulfitri

PGE Pastikan Pasokan Listrik Panas Bumi Aman Saat Idulfitri
PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) memastikan pasokan listrik berbasis panas bumi tetap aman dan andal selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Perusahaan menekankan bahwa energi panas bumi menjadi salah satu pilar penting untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional saat mobilitas dan kebutuhan listrik masyarakat meningkat jelang dan selama Lebaran.

Kesiapan dan kapasitas PLTP

PGE mengelola 15 wilayah kerja panas bumi dengan total kapasitas terpasang sekitar 727 megawatt (MW), yang mencakup sekitar 70 persen dari total kapasitas panas bumi nasional. Beberapa PLTP utama seperti Kamojang, Lahendong, dan Ulubelu terus dimaksimalkan untuk menopang kebutuhan listrik di Jawa Barat, Sulawesi Utara–Gorontalo, serta Lampung.

Keandalan dan karakter panas bumi

Tingkat ketersediaan (availability factor) pembangkit PGE tercatat sekitar 98,93 persen, dengan tingkat gangguan (outage) yang sangat rendah, yaitu 0,41 persen. Karakter panas bumi yang tidak bergantung pada cuaca maupun bahan bakar fosil membuatnya sangat andal untuk menjaga pasokan listrik 24 jam sehari, termasuk saat puncak konsumsi di masa libur Idulfitri.

Dukungan transisi energi hijau

PGE menegaskan komitmennya mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dan target pemerintah untuk meningkatkan porsi energi baru terbarukan (EBT) hingga sekitar 76 persen pada 2025–2034. Selama momen‑momen krusial seperti Idulfitri, perusahaan tetap menjalankan operasi berkelanjutan dengan penerapan prinsip‑prinsip environmental, social, and governance (ESG) untuk memastikan pasokan listrik bersih dan aman bagi masyarakat.

Next Post Previous Post