Rupiah Sentuh Rp17.000, IHSG Ambruk, Menkeu Purbaya: Ekonomi Masih Ekspansi
Rupiah melemah mendekati Rp17.000 per dolar AS dan IHSG mengalami penurunan signifikan, mencerminkan tekanan pasar terkini di Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa ekonomi tetap ekspansif meski ada gejolak ini.
Kondisi Rupiah
Rupiah sempat nyaris tembus Rp17.000, dengan penutupan di kisaran Rp16.915 per dolar AS pada awal Maret 2026, akibat faktor global seperti konflik geopolitik AS-Iran yang memicu kenaikan harga minyak. Bank Indonesia menyebut pelemahan ini relatif lebih kuat dibanding mata uang regional lain.
Performa IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 3,2% ke level 7,337 pada 9 Maret 2026, karena investor asing keluar dari aset berisiko tinggi. Analis memperingatkan potensi penurunan lanjutan.
Pernyataan Menkeu Purbaya
Purbaya menilai dampak pelemahan rupiah ke ekonomi minim, karena year-to-date hanya 2-3% dan fundamental seperti suplai devisa serta pertumbuhan domestik masih solid. Ia optimistis ekonomi capai target 6% dan pasar saham menunjukkan kepercayaan investor.

