Saham BBRI Layak Dibeli dengan Target Harga Rp 4.400, Ini Pertimbangannya
Kinerja Keuangan 2025
BBRI mencatat laba bersih Rp56,7 triliun sepanjang 2025, turun 5% secara tahunan (YoY), namun kuartal IV tumbuh 7% YoY menjadi Rp15,9 triliun.
Pendapatan bunga bersih meningkat didukung rasio CASA 70% dari total dana pihak ketiga (DPK), dengan PPOP kuartal IV naik 13% YoY. Proyeksi 2026 menargetkan pertumbuhan kredit 7-9% dan net interest margin (NIM) stabil di 7,4-7,8%, di atas rata-rata industri.
Faktor Pendukung Pembelian
| (Foto Saham BBRI dari Google Finansial) |
Valuasi saham undervalued dibandingkan historis, berpotensi naik hingga 22% menurut analis BRI Danareksa. Konsensus analis Bloomberg menunjukkan 30 dari 32 analis merekomendasikan "buy" dengan target rata-rata Rp4.504 dalam 12 bulan.
|
Analis/Sekuritas |
Rekomendasi |
Target Harga (Rp) |
|
Samuel Sekuritas |
Buy |
4.400 |
|
KB Valbury |
Buy |
4.470 |
|
Mandiri Sekuritas |
Buy |
4.400 |
|
Konsensus Bloomberg |
Buy |
4.504 |
Tantangan dan Risiko
NIM berpotensi turun akibat suku bunga rendah dan perlambatan kredit. Kondisi ekonomi global dapat menekan kinerja, meski saham bank jumbo seperti BBRI tetap jadi andalan investor. Pantau laporan keuangan terbaru untuk memastikan momentum positif berlanjut.

