Saham PGAS Melonjak, Analis Nilai Momentum Positif di Sektor Energi

 

Saham PGAS Melonjak, Analis Nilai Momentum Positif di Sektor Energi

Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) belakangan melonjak cukup kuat dan menjadi salah satu motor kenaikan di sektor energi, sehingga banyak analis membaca momentum ini sebagai sinyal positif jangka menengah, terutama bagi investor yang ingin masuk atau akumulasi di emiten gas dan energi.

Mengapa PGAS melonjak?

Harga saham PGAS mengalami penguatan beruntun beberapa waktu terakhir, didorong oleh net beli investor asing dalam jumlah besar dan sentimen positif terhadap kinerja fundamental perseroan.

Beberapa riset sekuritas menyoroti potensi peningkatan distribusi gas, tambahan pasokan dari sejumlah blok, serta ekspektasi kenaikan harga gas tertentu (HGBT) yang bisa mendongkrak profitabilitas PGAS.

Pandangan analis terhadap momentum di sektor energi

Saham PGAS Melonjak, Analis Nilai Momentum Positif di Sektor Energi
(Foto Saham PGAS dari Google Finansial)
Analis Indopremier mem‑upgrade rekomendasi PGAS dari hold menjadi buy dengan target harga sekitar Rp1.800 per saham, menilai laba lebih stabil dan dividen yield menarik (sekitar 11%).

Di tengah volatilitas IHSG awal Maret 2026, sektor energi justru dinilai punya prospek lebih positif; dalam beberapa rekomendasi, PGAS disebut sebagai salah satu emiten infrastruktur gas yang diuntungkan oleh permintaan gas domestik yang tetap kuat.

Aspek teknikal dan risiko jangka pendek

Secara teknikal, harga PGAS sempat berada di atas sejumlah moving average (MA10, MA20, MA50, MA200), menandakan tren uptrend yang kuat, meski indikator RSI sempat menunjukkan kondisi overbought sehingga potensi koreksi wajar terjadi.

Walau momentum positif, analis tetap menyarankan investor agar selektif; memantau level support, manajemen risiko (misalnya cut‑loss di bawah area tertentu), serta memastikan ekspektasi target harga dan lamanya investasi selaras dengan profil risiko masing‑masing.

Next Post Previous Post