TSDC Bali Kembangkan Kerajinan Serat Alam Lewat LinkUMKM BRI

TSDC Bali Kembangkan Kerajinan Serat Alam Lewat LinkUMKM BRI

TSDC Bali, atau Tanda Sayang dan Cinta, mengembangkan kerajinan berbahan serat alam seperti ate, rotan, dan pandan dari Desa Celuk, Gianyar. Mereka memanfaatkan platform LinkUMKM BRI untuk meningkatkan kapasitas usaha, akses pasar, dan jejaring digital, sehingga produk fesyen handmade seperti tas, dompet, dan topi kini menjangkau pasar lokal hingga ekspor.

Latar Belakang TSDC

Usaha ini bermula dari skala kecil dengan eksplorasi bahan lokal Bali, mempertahankan teknik anyaman tradisional sambil menambahkan desain modern ramah lingkungan. Pemiliknya, Sri, mengenal LinkUMKM melalui program BRI seperti Go Modern dan Mantri BRI, yang memfasilitasi self-assessment usaha dan pelatihan.

Dukungan LinkUMKM BRI

Platform ini telah digunakan lebih dari 14,98 juta UMKM hingga akhir 2025 untuk pendampingan daring, termasuk peningkatan skill dan akses pasar. TSDC ikut event seperti pameran UMKM dan fashion week Bali berkatnya, membuka peluang B2B dengan hotel, instansi, dan wisatawan.

Dampak dan Pasar

Produk TSDC diminati untuk liburan dan harian, dipasarkan via gerai offline, marketplace, Instagram, TikTok, serta ekspor. Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya menyoroti TSDC sebagai contoh UMKM kearifan lokal yang adaptif terhadap tren pasar berkelanjutan.

 

Next Post Previous Post