Artemis II, Langkah Kunci NASA Menuju Pendaratan Manusia di Bulan dan Misi ke Mars
NASA baru saja meluncurkan misi Artemis II, penerbangan berawak pertama ke lingkungan Bulan dalam lebih dari 50 tahun setelah Apollo 17 pada 1972. Misi berdurasi sekitar 10 hari ini membawa empat astronot mengelilingi Bulan dengan konfigurasi return‑bebas (tidak mendarat) untuk menguji sistem eksplorasi ruang angkasa dalam jarak jauh, sebelum pendaratan manusia berikutnya di Artemis III.
Apa itu Artemis II?
Artemis II adalah misi penerbangan berawak pertama dalam program Artemis NASA, yang bertujuan mengembalikan manusia ke lingkungan Bulan dan membangun kehadiran jangka panjang di sana. Misi ini menggunakan roket Space Launch System (SLS) dan kapsul Orion yang membawa empat astronot mengorbit dekat Bulan dengan lintasan “free‑return” lalu kembali ke Bumi.
Tujuan utama misi
Tujuan utama Artemis II adalah menguji sistem secara menyeluruh dengan awak manusia onboard, termasuk:
Kinerja dan keandalan kapsul Orion dan SLS di lingkungan luar angkasa dalam.
Fungsi sistem hidup, navigasi, komunikasi, dan antarmuka kerja awak di luar orbit Bumi rendah.
Operasi misi dan rencana operasional yang akan dipakai untuk misi pendaratan Artemis III dan misi berikutnya.
Jadwal dan jalur penerbangan
Artemis II diluncurkan dari Kennedy Space Center, Florida, pada 1 April 2026. Misi direncanakan berdurasi sekitar 10 hari, dengan perjalanan dari Bumi ke lingkungan Bulan sekitar tiga hari, lalu satu hari mengelilingi Bulan dan mengamati sisi jauh Bulan dari jarak dekat sebelum kembali ke Bumi.
Kru Artemis II
Misi ini dibawa oleh empat astronot:
Reid Wiseman (NASA) – Komandan
Victor Glover (NASA) – Pilot
Christina Koch (NASA) – Mission Specialist
Jeremy Hansen (Canadian Space Agency / CSA) – Mission Specialist
Kehadiran Hansen menjadikan misi ini sejarah bagi Kanada, karena ia menjadi astronot Kanada pertama yang terbang ke lingkungan Bulan.
Signifikansi untuk masa depan eksplorasi
Jika berjalan lancar, Artemis II akan menjadi landasan kunci menuju Artemis III, yang direncanakan membawa awak turun ke permukaan Bulan, serta misi berikutnya yang bertujuan membangun kehadiran manusia berkelanjutan di Bulan dan mempersiapkan misi jangka panjang ke Mars. Misi ini juga menjadi tes nyata bagi sistem NASA yang dirancang untuk misi luar angkasa dalam (deep space) jangka panjang.

