Bitcoin Kembali ke $78.000: Presiden Trump Buka Selat Hormuz
| (Foto Harga Bitcoin dari TradingView) |
Latar Belakang Ketegangan Geopolitik
Selat Hormuz, jalur vital untuk pasokan minyak global, sempat menjadi sorotan akibat konflik AS-Iran yang memanas sejak Februari 2026. Trump sebelumnya mengancam blokade dan serangan terhadap fasilitas Iran jika selat tidak dibuka, menyebabkan Bitcoin anjlok ke $68.000 dan likuidasi massal $255 juta. Situasi memburuk pada April dengan perintah blokade, membuat BTC turun dari $73.000 ke $70.800 karena kekhawatiran inflasi energi.
Kini, dengan gencatan senjata AS-Iran pada 22 April dan konfirmasi Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, kapal komersial bisa lewat bebas selama periode gencatan. Harga minyak stabil di bawah $80 per barel, meredakan volatilitas pasar.
Reaksi Pasar Kripto
Harga Bitcoin melonjak lebih dari 2,5% dalam hitungan menit usai pengumuman Trump di Truth Social: "IRAN HAS JUST ANNOUNCED THAT THE STRAIT OF HORMUZ IS FULLY OPEN AND READY FOR FULL PASSAGE. THANK YOU!" BTC sempat menyentuh $77.960, tertinggi sejak Februari, dengan volume perdagangan prediksi mencapai $30.241.
Funding rate negatif menandakan posisi short yang ramai, berpotensi picu short squeeze ke atas. Altcoin ikut naik, meski sentimen "extreme fear" masih mendominasi. Pasar prediksi untuk penurunan ke $60.000 juga melemah signifikan.
Prospek ke Depan
De-eskalasi ini menghilangkan risiko headline yang menekan BTC di kisaran $65.000-$73.000 selama konflik. Namun, trader waspada terhadap friksi geopolitik baru, kebijakan Fed, atau aksi institusi seperti BlackRock. Dengan suplai BTC tipis di $72.000-$80.000 dan inflasi inti yang melunak, potensi upside cepat jika sentimen risiko bertahan.
Investor disarankan pantau update gencatan senjata dan order book mendalam, karena pasar kini melihat $78.000 sebagai level stabil.

