BSA Logistics (WBSA) Siap IPO Perdana di BEI
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (kode emiten WBSA) akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) pada 10 April 2026. Perusahaan logistik multimoda ini menawarkan maksimal 1,8 miliar saham dengan kisaran harga Rp150–Rp170 per saham, sehingga berpotensi menghimpun dana segar hingga Rp306 miliar.
Jumlah saham dan skema penawaran
WBSA akan menawarkan saham sebanyak‑banyaknya 1,8 miliar unit, setara 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan kisaran harga Rp150–Rp170 per saham, dana yang diharapkan berkisar antara Rp270 miliar hingga Rp306 miliar, tergantung harga penawaran yang diambil.
Jadwal IPO dan proses penjatahan
Proses IPO WBSA sudah melewati masa bookbuilding pada 25–27 Maret 2026, dilanjutkan masa penawaran umum perdana saham pada 2–8 April 2026, dengan tanggal penjatahan pada 8 April 2026. Setelah penjatahan, saham WBSA direncanakan tercatat di BEI pada 10 April 2026.
Tujuan dana dan gambaran bisnis
Dana hasil IPO direncanakan digunakan antara lain untuk ekspansi skala bisnis, termasuk akuisisi dan penguatan operasional di luar Pulau Jawa. BSA Logistics bergerak di sektor transportasi dan logistik multimoda, yang didukung oleh pertumbuhan laba dan kinerja keuangan yang meningkat tajam pada 2025 menurut beberapa laporan keuangan pro‑forma.
Catatan bagi calon investor
Bagi investor, saham IPO seperti WBSA dapat menjadi pilihan untuk memburu potensi Auto Reject Atas (ARA) atau peluang bandar efek sesuai strategi masing‑masing. Namun, semua keputusan investasi sepenuhnya menjadi risiko pribadi, karena publikasi ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan beli atau jual saham.

