Hampir 17 Ribu Mahasiswa Terima KJMU Tahap II 2025
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menyalurkan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II 2025 kepada hampir 17 ribu mahasiswa. Program ini menjadi salah satu upaya Pemprov DKI untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Penyaluran KJMU Tahap II
Berdasarkan informasi terbaru, jumlah penerima KJMU Tahap II 2025 mencapai 16.920 mahasiswa. Dari total tersebut, 2.524 mahasiswa merupakan penerima baru, sementara sisanya adalah penerima lanjutan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut penambahan penerima baru terjadi karena ada mahasiswa yang sudah lulus atau mengalami perubahan status pada penerima sebelumnya. Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah membuat program ini belum bisa diberikan kepada semua mahasiswa yang membutuhkan.
Tujuan Program KJMU
KJMU merupakan program bantuan peningkatan mutu pendidikan dari Pemprov DKI Jakarta. Program ini ditujukan untuk membantu mahasiswa dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa melanjutkan kuliah di perguruan tinggi.
Selain membantu biaya pendidikan, program ini juga dipandang sebagai bagian dari upaya memutus rantai ketidakberuntungan antargenerasi melalui akses pendidikan tinggi yang lebih merata.
Pesan Pemprov DKI
Dalam penyaluran KJMU, Pramono juga menegaskan pentingnya penggunaan bantuan pendidikan ini secara tepat sasaran. Pemerintah daerah berharap penerima manfaat dapat memanfaatkan dukungan tersebut untuk menyelesaikan studi dengan baik dan berkontribusi bagi masyarakat setelah lulus.
Potensi Perluasan Program
Ada pula wacana agar KJMU ke depan dapat diperluas hingga jenjang S2 dan S3 bagi mahasiswa berprestasi secara akademik. Wacana ini menunjukkan bahwa Pemprov DKI terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jakarta.
Ringkasan Angka
|
Keterangan |
Jumlah |
|
Total penerima KJMU Tahap II 2025 |
16.920 mahasiswa |
|
Penerima baru |
2.524 mahasiswa |
|
Penerima lanjutan |
14.396 mahasiswa |

