IHSG Dibuka Melemah, Pelemahan Rupiah Jadi Bayang-Bayang
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Penyebab Utama Pelemahan
Pelemahan rupiah menjadi faktor dominan, dengan nilai tukar menyentuh level Rp17.000-an per dolar AS baru-baru ini, bahkan sempat menembus rekor terendah. Hal ini dipicu oleh penyempitan yield spread antara SBN Indonesia dan US Treasury, membuat aset RI kurang menarik bagi investor asing.
Outflow asing dan sentimen global seperti konflik internasional turut memperburuk situasi, menyebabkan IHSG terpangkas hingga 2,16% pada sesi sebelumnya ke level 7.378. Analis memperingatkan potensi rupiah melemah lebih lanjut hingga Rp17.400 di April 2026.
Pergerakan Terkini IHSG
| (Foto Saham BBRI dari Google Finansial) |
Dampak dan Prospek
Investor disarankan waspada terhadap tekanan rupiah yang berlanjut, meski valuasi saham terlihat murah. Meski ada anomali di masa lalu di mana IHSG menguat saat rupiah lemah, kondisi saat ini lebih condong ke downside risk.
Untuk jangka pendek, pantau data ekonomi AS dan kebijakan BI. Rekomendasi: Fokus saham defensif di sektor konsumsi atau komoditas untuk mitigasi risiko.

