Indofood Sukses Makmur Cetak Kinerja Tangguh, Target Harga Saham INDF Naik

Indofood Sukses Makmur Cetak Kinerja Tangguh, Target Harga Saham INDF Naik

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), emiten Grup Salim, menunjukkan ketangguhan bisnis sepanjang tahun 2025 meski menghadapi fluktuasi ekonomi global. Kinerja positif ini tercermin dari pertumbuhan pendapatan dan laba yang konsisten, mendorong analis pasar menaikkan target harga saham INDF.

Kinerja Finansial 2025

Di kuartal I-2025, Indofood mencatat pendapatan dan laba bersih tumbuh double digit dibanding periode sama tahun sebelumnya. Laba usaha mencapai Rp6,92 triliun, didukung penghasilan operasi lain Rp1 triliun yang naik 87,22% YoY, sementara entitas seperti ICBP juga berkontribusi positif.

Hingga September 2025, penjualan neto konsolidasi naik 5% menjadi Rp90,98 triliun dari Rp86,94 triliun, dengan laba usaha meningkat 12%. Meski laba bersih turun 10% karena depresiasi Rupiah, core profit naik tipis 1% ke Rp8,42 triliun, menegaskan model bisnis terintegrasi vertikal.

Faktor Pendorong Ketangguhan

Anthoni Salim, Direktur Utama Indofood, menekankan fokus pada pertumbuhan organik, pangsa pasar, serta keseimbangan profitabilitas dan neraca sehat. Segmen produk bermerek konsumen (CBP) seperti mie instan Indomie tetap menjadi tulang punggung, di tengah tantangan nilai tukar dan harga komoditas.

Kinerja semester I-2024 sebelumnya sudah menunjukkan tren positif dengan pendapatan Rp57,3 triliun (naik 2,2%) dan laba inti Rp5,6-5,67 triliun (naik 21-22%), yang berlanjut ke 2025.

Prospek Saham INDF

Indofood Sukses Makmur Cetak Kinerja Tangguh, Target Harga Saham INDF Naik
(Foto Saham INDF dari Google Finansial)
Analis memproyeksikan target harga saham INDF naik berkat kinerja solid ini, sejalan prediksi IHSG penguatan ke level 7.550 per 13 April 2026. Rekomendasi seperti Hold dengan target Rp6.600 dari Ciptadana (2024) berpotensi direvisi naik, meski risiko Rupiah melemah dan biaya bahan baku tetap dipantau.

 

Next Post Previous Post