KAI Catat Peningkatan Angkutan Batu Bara di Maret 2026

KAI Catat Peningkatan Angkutan Batu Bara di Maret 2026

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat peningkatan signifikan dalam angkutan batu bara sepanjang Maret 2026. Volume angkutan mencapai 4.634.929 ton, naik dari 4.436.996 ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dampak Positif bagi Pasokan Energi

Peningkatan ini menunjukkan peran krusial transportasi rel dalam menjaga stabilitas rantai pasok energi nasional. Secara kumulatif triwulan I 2026, total angkutan batu bara KAI telah menyentuh 12.075.002 ton, mendukung kebutuhan listrik dan aktivitas ekonomi yang terus berkembang.

Lonjakan volume sebesar sekitar 4% ini juga mencerminkan efisiensi operasional KAI di tengah dinamika pasar energi.

Konteks Triwulan Pertama 2026

Meski Januari 2026 mengalami penurunan menjadi 4,02 juta ton akibat fluktuasi harga global, tren pulih di Maret menegaskan ketahanan logistik kereta api.

KAI terus mengoptimalkan kapasitas terminal dan teknologi untuk memastikan distribusi tetap terjaga, dengan batu bara mendominasi komoditas angkutan.

Peran Strategis KAI Logistik

Anak usaha KAI ini mengelola lebih dari 59.000 ton batu bara per hari, beralih dari truk konvensional ke sistem ramah lingkungan. Pada Januari saja, total barang angkutan mencapai 1,1 juta ton, dengan batu bara menyumbang 53%.

Pencapaian ini memperkuat posisi KAI sebagai tulang punggung energi nasional di tahun 2026.

 

Previous Post