Kemenpar Mitigasi Dampak Geopolitik pada Pariwisata Indonesia

Kemenpar Mitigasi Dampak Geopolitik pada Pariwisata Indonesia

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Indonesia aktif menyiapkan strategi mitigasi menghadapi tekanan geopolitik global yang mengancam sektor pariwisata. Dinamika seperti konflik Timur Tengah berpotensi mengganggu konektivitas penerbangan dan mobilitas wisatawan mancanegara, dengan risiko kehilangan devisa hingga Rp184,8 miliar per hari.

Strategi Diversifikasi Pasar

Kemenpar fokus mengalihkan target wisatawan ke pasar stabil seperti Asia Tenggara, Asia Timur, Australia, dan India. Langkah ini mencakup penguatan promosi digital berbasis data serta kampanye internasional yang menonjolkan Indonesia sebagai destinasi aman dan menarik.

Promosi Domestik dan Event Perbatasan

Pemerintah mendorong wisata nusantara untuk mengimbangi penurunan kunjungan mancanegara, sambil menggelar event di wilayah perbatasan guna menjaga ekonomi lokal. Kerja sama dengan maskapai untuk rute langsung ke Eropa dan Amerika juga dioptimalkan.

Penguatan Keselamatan dan SDM

Program prioritas 2026 meliputi pelatihan kompetensi pemandu wisata, pedoman keselamatan destinasi, serta pemetaan kawasan rawan bencana. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menekankan adaptasi cepat agar pariwisata tetap jadi penggerak ekonomi nasional.

 

Next Post Previous Post