Kuota Magang Nasional Bakal Diperbesar, Peserta Tetap Dapat Uang Saku Setara UMP

 

Kuota Magang Nasional Bakal Diperbesar, Peserta Tetap Dapat Uang Saku Setara UMP

Pemerintah berencana menambah kuota program magang nasional untuk tahun 2026–2027 sekaligus meningkatkan kualitas dan keahlian peserta. Program yang diluncurkan untuk mengurangi angka pengangguran lulusan baru ini disebut akan terus berlanjut dengan peningkatan kuota dan perluasan sektor industri yang terlibat.

Rencana Tambah Kuota Jadi 150 Ribu Peserta

Menurut Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, kuota program Magang Nasional 2026 diusulkan naik dari target awal 100.000 peserta menjadi sekitar 150.000 orang. Usulan ini disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan saat ini masih menunggu kepastian dukungan anggaran serta kesiapan mitra perusahaan.

Sebelumnya, program ini sudah menyerap 100.000 peserta magang dengan total pendaftar mencapai sekitar 400.000 orang. Antusiasme tinggi dari lulusan baru menjadi salah satu pertimbangan utama pemerintah untuk memperluas kuota.

Uang Saku Setara UMP, Skema Patungan Dibahas

Para peserta magang tetap dijamin mendapatkan uang saku bulanan yang setara Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sesuai domisili masing‑masing. Dana ini saat ini berasal dari pemerintah pusat dan disalurkan melalui bank BUMN (Himbara).

Pemerintah juga mulai mengkaji skema patungan dengan perusahaan, di mana perusahaan akan turut berkontribusi dalam pembayaran uang saku peserta magang. Meski demikian, kontribusi perusahaan tidak akan dominan karena tujuan utama program ini adalah memberi dukungan finansial bagi lulusan baru yang belum mendapatkan pekerjaan tetap.

Perluasan Sektor dan Kualifikasi Peserta

Selain menambah kuota, pemerintah berencana memperluas sektor dan jenis keahlian yang dilibatkan. Awalnya program ini banyak menyasar bidang marketing, administrasi, dan manajemen, namun ke depan akan dibuka juga peluang untuk peserta dari berbagai jurusan vokasi maupun lulusan diploma atau sarjana lintas bidang.

Kementerian Ketenagakerjaan juga sedang mematangkan program pelatihan vokasi untuk lulusan SMK guna meningkatkan kesiapan kerja. Kombinasi magang nasional dan pelatihan vokasi diharapkan bisa memperkuat kompetensi tenaga kerja muda sekaligus mengurangi angka pengangguran terbuka di Indonesia.

Cara dan Target Peserta Magang Nasional

Kuota Magang Nasional Bakal Diperbesar, Peserta Tetap Dapat Uang Saku Setara UMP

Program magang nasional ditujukan untuk lulusan perguruan tinggi yang telah menyelesaikan pendidikan dan wisuda dalam satu tahun terakhir, namun belum mendapatkan pekerjaan tetap. Pendaftaran dilakukan melalui platform Magang Hub yang dikelola Kementerian Ketenagakerjaan, kemudian perusahaan mitra yang membuka lowongan akan melakukan proses seleksi langsung.

Dengan skema ini, lulusan baru tidak hanya mendapat pengalaman kerja dan bimbingan dari mentor, tetapi juga dukungan finansial yang cukup untuk menunjang kebutuhan hidup selama masa magang. Pemerintah berharap program ini menjadi jembatan nyata antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Previous Post