Perusahaan Jepang Kini Jadi Pemilik Bitcoin Terbesar Ketiga di Dunia

 

Perusahaan Jepang Kini Jadi Pemilik Bitcoin Terbesar Ketiga di Dunia

Perusahaan teknologi asal Jepang, Metaplanet Inc. (kode saham 3350), kini menjadi salah satu pemilik cadangan Bitcoin (BTC) terbesar di dunia, menempati posisi ketiga secara global di antara perusahaan‑perusahaan yang mengakumulasi BTC sebagai aset cadangan perusahaannya.

Akumulasi Bitcoin Agresif di 2026

Pada kuartal pertama 2026, Metaplanet dilaporkan membeli sekitar 5.075 BTC dengan nilai sekitar 398 juta dolar AS. Aksi pembelian ini mempercepat strategi “bitcoin treasury” yang sudah ditempuhnya sejak beberapa tahun terakhir, di tengah meningkatnya minat institusi global terhadap aset kripto.

Hingga 31 Maret 2026, total kepemilikan Bitcoin Metaplanet mencapai 40.177 BTC, dengan nilai pasar sekitar 3,9 miliar dolar AS dan harga beli rata‑rata sekitar 97.000 dolar AS per BTC. Perusahaan juga mencatat imbal hasil dari kepemilikan Bitcoin atau yang mereka sebut “bitcoin yield” sekitar 2,8% untuk periode tersebut.

Posisi Metaplanet di Skala Global

Dengan total kepemilikan 40.177 BTC, Metaplanet berhasil melampaui perusahaan seperti Mara Holdings, yang sebelumnya berada di urutan ketiga tetapi telah mengurangi kepemilikan BTC‑nya. Kini, Metaplanet berada di bawah:

Strategy (dulu MicroStrategy) dengan lebih dari 762.000 BTC di posisi pertama.

Twenty One Capital dengan sekitar 43.514 BTC di posisi kedua.

Langkah ini membuat Metaplanet menjadi perusahaan publik dengan cadangan BTC terbesar di luar Amerika Serikat dan pemegang Bitcoin terbesar di Asia.

Tren Adopsi Bitcoin sebagai Cadangan Korporasi

Pergerakan Metaplanet mencerminkan tren meningkatnya adopsi Bitcoin sebagai aset cadangan korporasi, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik global. Perusahaan‑perusahaan besar seperti Tesla, Riot Platforms, dan CleanSpark juga tercatat memegang ratusan ribu BTC, meskipun jumlahnya masih jauh di bawah Strategy.

Di sisi lain, lembaga keuangan tradisional mulai merambah ranah kripto: Charles Schwab Corporation, raksasa pialang AS, berencana meluncurkan layanan perdagangan kripto spot di paruh pertama 2026, dengan fokus awal pada Bitcoin dan Ethereum.

Implikasi bagi Pasar dan Investor

Bagi pasar kripto, meningkatnya peran perusahaan seperti Metaplanet memperkuat narasi “bitcoin sebagai digital gold”, karena perusahaan‑perusahaan ini menahan Bitcoin dalam skala besar dan menggunakannya sebagai penyangga nilai jangka panjang. Bagi investor, langkah agresif Metaplanet bisa menjadi indikator bahwa adopsi institusional di Asia, khususnya Jepang, semakin berkembang, meskipun dengan risiko volatilitas harga yang tetap tinggi.

Next Post Previous Post