Proyeksi Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,7% pada 2026

 

Proyeksi Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,7% pada 2026

Bank Dunia baru-baru ini merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7% untuk tahun 2026, lebih rendah dari estimasi sebelumnya sebesar 4,8%. Penurunan ini dipicu oleh tekanan eksternal seperti kenaikan harga minyak global dan sentimen penghindaran risiko di pasar keuangan internasional.

Faktor Penyebab Perlambatan

Perlambatan pertumbuhan ini disebabkan oleh faktor global yang memengaruhi stabilitas energi dan investasi. Harga minyak yang melonjak menekan biaya impor, sementara sikap hati-hati investor global mengurangi aliran modal ke negara berkembang seperti Indonesia. Meski begitu, pertumbuhan saat ini sekitar 5% masih di atas potensi jangka panjang, didukung oleh stimulus pemerintah.

Proyeksi Jangka Panjang

Bank Dunia memprediksi pemulihan pada 2027 dengan pertumbuhan mencapai 5,2%. Faktor pendorong termasuk operasional dana kekayaan negara Danantara, peningkatan kredit swasta, serta penguatan industri hilir untuk menarik investasi asing. Proyeksi sebelumnya pada Desember 2025 sempat optimis dengan 5% untuk 2025-2026, ditopang ekspor 7% dan investasi 6,1%.

Respons Pemerintah dan Dampak

Target pemerintah tetap di 5,4%, sehingga proyeksi ini menandakan tantangan untuk mencapai ambisi tersebut. OJK menanggapi dengan optimisme, menekankan ketahanan domestik melalui konsumsi dan investasi. Secara keseluruhan, ini menjadi sinyal bagi kebijakan fiskal yang lebih adaptif terhadap gejolak global.

Next Post Previous Post