Proyeksi Pertumbuhan Nasabah Prioritas DBS Indonesia di 2026
Kinerja Terkini Segmen Prioritas
Pada Oktober 2025, aset kelolaan (AUM) wealth management DBS untuk nasabah Treasures dan Treasures Private Client telah melampaui Rp108 triliun. Deposito nasabah prioritas tumbuh 14% secara tahunan dibandingkan 2024, mencerminkan minat tinggi terhadap instrumen stabil di tengah ketidakpastian pasar.
Jumlah nasabah prioritas dengan saldo minimum Rp10 miliar bertambah 9% year-on-year (yoy) per Desember 2025. Total dana kelolaan nasabah prioritas (saldo minimum di atas Rp1 miliar) naik hingga 62% pada awal 2026.
Target dan Strategi ke Depan
DBS menargetkan pertumbuhan double digit untuk jumlah nasabah prioritas dan simpanan mereka sepanjang 2026. Fokus utama adalah pendekatan advisory-led wealth management untuk mempercepat bisnis.
Bank ini juga mencatat AUM wealth management melebihi Rp93 triliun pada 2024, naik 10% dari tahun sebelumnya, dengan jumlah nasabah mendekati 55.000 orang. Pertumbuhan dana kelolaan mencapai 18% yoy hingga pertengahan 2025.
Konteks Pasar yang Mendukung
Tren simpanan nasabah kaya (di atas Rp5 miliar) mendominasi perbankan, dengan pertumbuhan 20,5% dalam setahun hingga Februari 2026. DBS memanfaatkan minat investor terhadap fixed income seperti obligasi dan reksadana pendapatan tetap.
Strategi ini sejalan dengan proyeksi positif di sektor perbankan Indonesia, termasuk pertumbuhan nasabah prioritas di bank lain seperti Danamon yang mencapai 25% dari 2023 hingga 2025.

