Saham BUMI Laris Manis Diborong Investor Asing
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menarik perhatian investor asing dengan aktivitas pembelian besar-besaran, meski fluktuasi harga sering terjadi. Pergerakan ini mencerminkan minat tinggi terhadap emiten tambang batu bara milik Grup Bakrie dan Salim.
Aktivitas Pembelian Asing
Investor asing mencatatkan net buy signifikan pada saham BUMI di beberapa sesi perdagangan. Pada 24 Februari 2026, asing memborong 185,45 juta lembar saham saat harga terkoreksi ke Rp286, menjadikan BUMI saham teratas dari sisi volume. Volume transaksi mencapai 2,67 miliar lembar dengan nilai Rp775,8 miliar pada sesi I.
Pembelian serupa terlihat sebelumnya, seperti pada November 2025 ketika asing membeli lebih dari 500 juta lembar, menghasilkan net buy 323 juta lembar meski total aktivitas masih negatif.
Fluktuasi dan Penjualan
Meski laris diborong, saham BUMI juga alami tekanan jual dari asing. Pada 12 Februari 2026, net sell asing capai 5,77 miliar lembar di sesi I dengan nilai Rp1,58 triliun, harga turun 0,74% ke Rp270. Penjualan besar juga terjadi pada Desember 2025 oleh Chengdong Investment, 3,71 miliar lembar senilai Rp1 triliun saat harga melonjak 200% YTD.
Prospek dan Strategi
| (Foto Saham BUMI dari Google Finansial) |
|
Tanggal |
Aktivitas Asing |
Harga (Rp) |
Volume (Miliar Lembar) |
|
21/11/2025 |
Net Buy 0,323 |
- |
0,5 (beli) |
|
12/2/2026 |
Net Sell |
270 |
5,77 |
|
24/2/2026 |
Net Buy 0,185 |
286 |
2,67 |

