Saham Migas ENRG-ELSA Cs Menguat di Awal Pekan
Saham sektor minyak dan gas (migas) seperti ENRG dan ELSA menunjukkan penguatan signifikan di awal perdagangan pekan ini di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kenaikan ini didorong oleh reli harga minyak dunia yang dipicu faktor global seperti permintaan kuat dan ketegangan geopolitik.
Pergerakan Saham Utama
| (Foto Saham ENRG dari Aplikasi Stockbit) |
Pendorong Harga Minyak
Harga minyak mentah Brent dan WTI melonjak hampir 2% akhir pekan lalu, didukung tanda-tanda permintaan global yang kuat meski OPEC+ menaikkan produksi. Arab Saudi menaikkan harga jual minyaknya ke Asia ke level tertinggi empat bulan, sementara analis Goldman Sachs perkirakan tambahan produksi 550.000 barel per hari untuk September.
Faktor lain termasuk kekhawatiran tarif AS dan konflik Timur Tengah yang mendorong spekulasi pasokan terganggu.
Prospek dan Analisis
Lonjakan ini diproyeksi jadi katalis jangka pendek bagi saham migas seperti ENRG, ELSA, dan MEDC, dengan potensi target harga ENRG hingga Rp2.000 jika breakout resistance Rp1.800. Investor disarankan hold selama bertahan di support MA50 sekitar Rp1.400-1.500.
Secara teknikal, tren naik ENRG dan ELSA masih kuat meski IHSG terkoreksi, menjadikan sektor ini safe haven di tengah volatilitas pasar.

