Samsung Bawa Fitur Galaxy S26 AI ke Galaxy S24 dan Galaxy Z Fold7

Samsung Bawa Fitur Galaxy S26 AI ke Galaxy S24 dan Galaxy Z Fold7

Samsung kini membawa segelintir fitur Galaxy AI terbaru dari Galaxy S26 ke perangkat lama, khususnya Galaxy S24 series dan Galaxy Z Fold7, melalui pembaruan One UI 8.5 beta terbaru. Ini berarti pengguna yang belum upgrade ke S26 bisa tetap merasakan “hembusan” kecerdasan buatan generasi terbaru di perangkat mereka.

Apa saja fitur Galaxy S26 yang hadir di S24 dan Fold7

Sejumlah fitur Galaxy AI yang awalnya eksklusif di Galaxy S26 kini mulai muncul di Galaxy S24 dan Galaxy Z Fold7 lewat One UI 8.5 beta. Beberapa contoh utama meliputi:

Creative Studio – editor foto berbasis AI yang memudahkan pengguna untuk mengedit, mengubah komposisi, dan menyiapkan foto “sekali klik” untuk dibagikan.

Call Screening dengan AI – asisten yang bisa menjawab atau menyaring panggilan, bahkan memberikan ringkasan percakapan tanpa pengguna harus langsung mengangkat.

Photo Assist yang ditingkatkan – berbagai rekomendasi AI untuk memperbaiki komposisi, pencahayaan, dan elemen foto saat mengambil gambar.

Audio Eraser versi lebih canggih – kemampuan menyisihkan atau menghapus suara latar bising di rekaman audio/video dengan lebih presisi.

Bagaimana cara dapat fitur ini

Bagi pengguna Galaxy S24 dan Galaxy Z Fold7 yang tertarik, fitur‑fitur ini bisa diakses melalui One UI 8.5 beta yang sudah mulai digulirkan. Jika notifikasi pembaruan belum muncul, pengguna bisa masuk ke Settings > Software Update untuk memeriksa secara manual dan mengunduh build terbaru.

Samsung juga menegaskan bahwa fitur dan peningkatan Galaxy AI ini akan masuk ke One UI 8.5 versi stabil yang nantinya akan digulirkan ke semua pengguna, bukan hanya peserta beta. Ini berarti pengguna yang belum menggunakan beta tetap bisa merasakan kemampuan AI ala Galaxy S26 di kemudian hari, meski dengan jeda waktu sesuai skema rilis.

Kenapa pembaruan ini penting buat pengguna

Dengan memboyong fitur Galaxy S26 ke S24 dan Fold7, Samsung menunjukkan komitmen untuk memperpanjang masa pakai perangkat lama dan meminimalkan “rasa ketinggalan” dibanding seri terbaru. Pengguna bisa mendapat pengalaman AI yang lebih proaktif—dari asisten panggilan sampai editing foto—tanpa harus membeli smartphone baru.

 

Next Post Previous Post