Strategy Borong Lagi Bitcoin, Aksi Terbesar Sejak 2024

Strategy Borong Lagi Bitcoin, Aksi Terbesar Sejak 2024

Perusahaan Strategy kembali mencuri sorotan dengan aksi akuisisi Bitcoin terbesar sejak November 2024. Di pekan 13–19 April 2026, Strategy membeli sekitar 34.164 BTC senilai 2,54 miliar dolar AS, menjadikan ini pembelian Bitcoin terbesarnya dalam 16 bulan terakhir.

Strategi di Balik Pembelian Rp37 Triliun+

Strategy membiayai pembelian ini dengan menjual sekuritas senilai 2,54 miliar dolar AS, yang meliputi 21,79 juta saham STRC dan 2,16 juta saham MSTR, dengan total pendapatan bersih sekitar 2,54 miliar dolar AS. Rata‑rata harga akuisisi Bitcoin adalah 74.395 dolar AS per koin, termasuk biaya dan beban.

Pembelian ini sejalan dengan strategi perusahaan yang telah lama mengandalkan Bitcoin sebagai aset utama neraca. Sejak awal, Michael Saylor mengonversi sebagian besar aset tunai perusahaan menjadi BTC, dan kali ini aksi itu kembali diperkuat di tengah kenaikan harga yang cukup stabil.

Dampak terhadap Kepemilikan dan Harga

Transaksi ini menaikkan total kepemilikan Bitcoin Strategy menjadi 815.061 BTC, dengan total investasi kumulatif sekitar 61,56 miliar dolar AS (sekitar Rp900 triliun) dan biaya rata‑rata 75.527 dolar AS per BTC. Dengan harga Bitcoin sekitar 75.000–75.300 dolar AS ketika berita terbit, posisi Bitcoin Strategy secara keseluruhan berada di zona impas hingga sedikit untung, mengurangi kerugian unrealized yang sempat terjadi di masa koreksi harga.

Di sisi harga pasar, Bitcoin sempat bergerak sideways di kisaran 65.000–78.000 dolar AS sepanjang 2026, sehingga pembelian skala besar ini dinilai sebagai sinyal kepercayaan terhadap prospek jangka panjang Bitcoin, meski tidak memicu lonjakan harga jangka pendek yang signifikan.

Arti bagi Strategi Perusahaan dan Investor

Dengan lebih dari 815 ribu BTC di neraca, Strategy tetap menjadi perusahaan publik terbesar pemegang Bitcoin di dunia, bahkan melebihi banyak perusahaan kripto yang hanya menyimpan BTC untuk klien. Strategi “buy the dip” dan pendanaan lewat penjualan saham (termasuk preferred dan saham biasa) terus digunakan untuk memperbesar treasury Bitcoin, sementara valuasi saham Strategy sendiri masih sering diperdagangkan di bawah nilai Bitcoin yang dimilikinya.


Next Post Previous Post