BEI Cabut Suspensi Saham WBSA, Masuk Papan FCA Setelah Kenaikan 691%
Latar Belakang Suspensi
| (Foto Saham WBSA dari Aplikasi Stockbit) |
Keputusan ini diumumkan oleh Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, pada Senin (4/5/2026). Penghentian perdagangan dilakukan karena saham ini mencapai Auto Rejection Atas (ARA) sembilan kali berturut-turut, dari harga IPO Rp168 menjadi Rp1.330.
Profil Perusahaan WBSA
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) adalah emiten logistik terintegrasi besutan Waresix, platform teknologi logistik yang fokus pada trucking mid-mile, first-mile, pergudangan, dan pengiriman laut. Perusahaan ini berbasis di Jakarta Timur dengan cabang di Semarang, Surabaya, Pekanbaru, hingga Riau, melayani klien seperti Unilever dan Indofood.
IPO WBSA pada 10 April 2026 menawarkan 1,8 miliar saham baru dengan harga Rp168, mengumpulkan dana hingga Rp302 miliar untuk akuisisi dan modal kerja.
Dampak Pencabutan Suspensi
Investor kini bisa kembali bertransaksi WBSA di Pasar Reguler dan Tunai mulai 5 Mei 2026. Namun, karena suspensi berlangsung lebih dari satu hari, saham ini otomatis masuk Papan Pemantauan Khusus (FCA) Kategori 10 selama sekitar satu minggu. Mekanisme Full Call Auction ini membatasi fluktuasi harga untuk menjaga stabilitas pasar.
Prospek ke Depan
Meski valuasi IPO tergolong premium (PER 44,8x), prospek logistik terintegrasi WBSA didukung ekspansi ekosistem Waresix dengan 40.000 truk dan 375 gudang di 100 kota Indonesia. Investor disarankan pantau kinerja pasca-FCA untuk peluang jangka panjang di sektor logistik B2B.

