Cloudflare Alami Gangguan Layanan pada 31 Mei 2026, Sejumlah Situs seperti X dan Discord Terdampak
Layanan jaringan global Cloudflare dilaporkan mengalami gangguan teknis pada hari ini, Minggu, 31 Mei 2026. Insiden ini berdampak pada aksesibilitas sejumlah besar situs web dan platform digital yang mengandalkan infrastruktur Cloudflare sebagai content delivery network (CDN) dan layanan keamanan siber.
Beberapa layanan populer seperti platform media sosial X (sebelumnya Twitter) dan aplikasi komunikasi Discord turut mengalami kendala akses di berbagai wilayah.
Kronologi Gangguan
Berdasarkan pemantauan, gangguan mulai terasa pada pagi hari (waktu setempat). Pengguna di berbagai belahan dunia melaporkan kesulitan mengakses situs-situs yang mengandalkan infrastruktur Cloudflare. Cloudflare, yang dikenal sebagai salah satu penyedia CDN terbesar dunia, menjadi tulang punggung bagi jutaan situs web untuk mengelola lalu lintas dan meningkatkan kinerja.
Cloudflare segera merespons insiden tersebut melalui kanal resmi mereka. Pihak perusahaan mengonfirmasi adanya peningkatan error rate pada layanan inti dan menyatakan sedang melakukan investigasi untuk menemukan akar permasalahan.
Gangguan yang terjadi masih bersifat terbatas dan tidak sepenuhnya melumpuhkan semua layanan. Namun, cukup signifikan untuk menyebabkan ketidaknyamanan bagi jutaan pengguna akhir.
Dampak pada Layanan Populer
Meskipun Cloudflare belum merilis rincian lengkap mengenai penyebab gangguan, pantauan dari berbagai sumber menunjukkan beberapa platform besar terkena imbas:
X (Twitter): Sejumlah pengguna melaporkan munculnya pesan error "Something went wrong" atau halaman tidak dapat dimuat sepenuhnya, seperti tampilan timeline yang kosong atau ketidakmampuan untuk mengirim unggahan baru.
Discord: Aplikasi komunikasi yang populer di kalangan gamer ini juga terdampak. Beberapa pengguna mengalami kesulitan saat mencoba mengirim pesan, bergabung ke server, atau melakukan panggilan suara. Pesan error seperti "API errors" sempat muncul di aplikasi.
Layanan Lainnya: Cloudflare menjadi tulang punggung bagi ribuan situs lain, termasuk platform e-commerce, layanan streaming, hingga situs berita. Laporan awal menyebutkan bahwa sejumlah platform seperti Canva, Shopify, hingga situs-situs berbasis Cloudflare lainnya juga melaporkan peningkatan error rate pada layanan mereka.
Di sisi lain, Cloudflare juga menangani sejumlah insiden keamanan siber terkait website defacing yang terjadi pada 31 Mei 2026. Kelompok yang menamakan diri "JavaneseTeam" dengan dalih "just for fun" berhasil melakukan deface pada beberapa situs yang menggunakan Cloudflare sebagai web server mereka. Serangan-serangan ini berskala kecil dan tidak terkait langsung dengan gangguan utama layanan Cloudflare yang melumpuhkan banyak situs global.
Status Terkini
Hingga berita ini diturunkan, Cloudflare melaporkan bahwa tim teknis sedang bekerja keras untuk memulihkan layanan secara penuh. Cloudflare mengimbau pengguna yang masih mengalami kendala untuk terus memantau kanal status resmi mereka.
Para pengguna Discord dan X melaporkan bahwa layanan mulai merangkak naik secara bertahap, meskipun masih ada laporan mengenai fitur-fitur tertentu yang belum berfungsi optimal.
Cloudflare berjanji akan memberikan post-mortem atau laporan pasca-insiden untuk menjelaskan secara rinci penyebab gangguan setelah situasi benar-benar pulih.

