DJI Air 4 Siap Rilis, Drone Sub‑250g dengan Kamera Lebih Pro

DJI Air 4 Siap Rilis, Drone Sub‑250g dengan Kamera Lebih Pro

DJI Air 4 muncul dalam bocoran terbaru sebagai calon drone mid‑range yang tidak hanya menawarkan peningkatan kamera dan sistem terbang, tetapi juga unggul dari sisi regulasi berkat desainnya di bawah batas 250 gram.

Artikel ini merangkum inti bocoran tersebut dan mengapa Air 4 berpotensi menjadi “sweet spot” baru bagi pengguna konsumen maupun profesional ringan.

Konsep DJI Air 4 sebagai drone sub‑250 g

Sumber bocoran menyebut bahwa DJI sedang menyiapkan Air 4 dengan bobot yang dirancang di bawah 250 gram, sehingga secara regulasi bisa lolos kategori drone ringan yang biasanya bebas dari beberapa aturan berat seperti registrasi wajib atau persyaratan Remote ID di beberapa negara. 

Ini sama seperti posisi DJI Mini 4 Pro, yang justru populer karena tetap bisa digunakan untuk keperluan komersial (misalnya Part 107) tanpa banyak regulasi tambahan, padahal kemampuan kameranya masih cukup kuat.

Fitur kamera dan kemampuan perekaman

DJI Air 4 Siap Rilis, Drone Sub‑250g dengan Kamera Lebih Pro

Meskipun bobotnya ringan, spekulasi soal spesifikasi menunjukkan bahwa Air 4 tidak akan “berkompromi” terlalu besar soal kualitas gambar. 

Banyak rumor menyebut sensornya akan naik ke kelas 1‑inch atau 1/1.3‑inch, yang berarti lompatan besar dibanding sensor kelas entry‑mid pada generasi sebelumnya. 

Dengan sensor seperti ini, kemungkinan besar Air 4 akan menawarkan video 4K hingga 6K, dukungan 10‑bit D‑Log M, serta mode HDR seperti HLG, sehingga lebih cocok untuk konten profesional dan grading warna lanjutan.

Keunggulan regulasi dan kemudahan terbang

Daya tarik utama bocoran Air 4 adalah “kombinasi” kamera mid‑pro dengan kelas berat sub‑250g. Di banyak negara, drone di bawah 250 gram sering diperlakukan lebih ringan dari sisi lisensi, registrasi, dan bahkan aturan wilayah terbang tertentu, sehingga pengguna bisa lebih fleksibel saat operasional.

Bagi konten kreator, vlogger, atau pilot komersial skala kecil, ini berarti mereka bisa mendapatkan kualitas gambar yang lebih baik daripada drone mini, tanpa harus menghadapi kompleksitas regulasi drone berbobot lebih berat.

Sistem keselamatan dan fitur penerbangan

Selain bobot ringan, bocoran juga mengisyaratkan peningkatan sistem obstacle avoidance dan sistem penerbangan. Kabar‑kabar menyebut Air 4 akan memiliki lebih banyak sensor omnidirectional, sehingga deteksi rintangan depan, belakang, samping, dan atas bisa jauh lebih baik dibanding generasi Air sebelumnya. 

Dengan dukungan sistem APA (Advanced Pilot Assistance) generasi baru dan algoritma tracking yang lebih cerdas, Air 4 berpotensi menjadi pilihan yang lebih aman untuk terbang di area padat atau kompleks, sekaligus tetap mempertahankan kemudahan portabilitas.

Potensi posisi di pasar Drone DJI

Jika rumor ini benar, DJI Air 4 akan menempati posisi unik: lebih berat dari seri Mini, tetapi lebih ringan dan lebih mudah diatur dari seri Mavic, sekaligus membawa kualitas gambar yang lebih dekat dengan kelas atas. 

Untuk pengguna di Indonesia dan pasar Asia lainnya, bobot sub‑250g juga bisa jadi nilai tambah besar karena regulasi lokal sering kali lebih longgar untuk drone sangat ringan, sementara performa kamera tetap cukup untuk konten YouTube, vlog, dan dokumentasi event.

Previous Post