Google luncurkan Fitbit Air Tanpa Layar
Google resmi memperkenalkan Fitbit Air, wearable baru yang mengusung desain tanpa layar dan fokus pada pelacakan kesehatan sepanjang hari. Perangkat ini diposisikan sebagai alternatif yang lebih simpel dan minim distraksi dibanding smartwatch biasa dan pre-order yang sudah dibuka.
Desain dan konsep
Fitbit Air hadir sebagai band kecil dengan modul pebble di bagian dalam, sehingga tampil lebih ramping dan nyaman dipakai terus-menerus. Karena tidak memiliki layar, seluruh kontrol dan tampilan data dilakukan lewat aplikasi Google Health di ponsel. Google juga menonjolkan pendekatan “distraction-free” agar pengguna tidak terus-menerus terganggu notifikasi.
Fitur kesehatan
Walau sederhana di luar, Fitbit Air dibekali fitur kesehatan yang cukup lengkap, termasuk pemantauan detak jantung 24/7, notifikasi ritme jantung dan A-fib, SpO2, heart rate variability, pelacakan tidur, serta pelacakan aktivitas otomatis. Perangkat ini juga disebut punya sensor tambahan seperti accelerometer, gyroscope, sensor suhu, dan motor getar untuk alarm.
Harga dan ketersediaan
Google memasarkan Fitbit Air seharga US$99,99 (Rp1.7 juta), jauh lebih murah dibanding beberapa kompetitor berbasis langganan. Pre-order sudah tersedia, dan pengiriman disebut dimulai pada 26 Mei 2026. Di peluncuran awal, perangkat ini juga hadir dengan beberapa pilihan band.
Arah baru Fitbit
Peluncuran ini menandai perubahan arah penting untuk Fitbit di bawah Google, karena Fitbit Air menjadi wearable pertama perusahaan dalam beberapa tahun yang benar-benar menghapus layar. Strateginya jelas: menjadikan ponsel sebagai pusat utama interaksi, sementara perangkat di pergelangan tangan fokus pada pengumpulan data kesehatan secara pasif.

