iQOO 15T, Ponsel “E‑sports” dengan Chip Q3: Ray Tracing penuh, 2K@144Hz, dan Fokus Gaming
iQOO kembali menegaskan posisinya sebagai merek yang menargetkan gamer mobile dengan iQOO 15T, yang dipromosikan membawa chipset e‑sports buatan sendiri bernama Q3 dan serangkaian fitur grafis tinggi seperti dukungan ray tracing penuh di skenario game serta gameplay 2K pada 144 FPS.
Spesifikasi & fitur inti
Chipset: iQOO menempatkan Q3 sebagai “chip e‑sports” internal yang berfungsi sebagai akselerator grafis untuk fitur seperti full‑scene ray tracing dan pengolahan super‑resolution.
Layar: panel 2K dengan refresh rate 144Hz (disebut "珠峰" / Everest panel pada beberapa bocoran), mendukung pengalaman visual tajam dan sampling sentuh tinggi untuk respon game.
Performa gaming: iQOO mengklaim Q3 mampu menjalankan 2K+144FPS pada judul populer serta menghadirkan kombinasi “2K original super‑resolution” dan “2K+144FPS super‑frame concurrent” untuk enam judul FPS utama.
Desain & layar tambahan: rancangan “future cabin” transparan dengan estetika flagship, LTPO 8T untuk efisiensi daya, dukungan full‑screen always‑on, serta fitur pelindung mata seperti circular polariser hardware.
Dual‑chip dan baterai (bocoran terkait): model ini disebutkan memakai konfigurasi Dual‑Chip (chip utama + Q3) dan akan menggunakan SoC utama kelas flagship (bocoran menyebutkan Dimensity 9500 “Monster Edition” pada varian tertentu), namun Q3 fokus sebagai akselerator e‑sports.
Apa arti Q3 bagi gamer?
Ray tracing penuh di mobile: dengan dukungan “full‑scene ray tracing” yang dikatakan berlaku pada beberapa game open‑world dan judul besar, Q3 menargetkan peningkatan visual mendekati kualitas konsol/PC pada ponsel Android.
Super‑resolution + frame boost: fitur super‑resolution dan super‑frame (frame interpolation/upsample) memungkinkan menjalankan game pada frame rate tinggi sambil mempertahankan tampilan di resolusi 2K, penting untuk esports dan pengalaman ultra‑halus.
Efisiensi daya & termal: klaim awal dari komunitas menyebutkan fokus Q3 pada efisiensi daya sehingga ray tracing tidak membunuh baterai, walau pengujian independen akan menentukan seberapa nyata klaim ini.
Posisi pasar dan pesaing
iQOO menargetkan segmen gaming flagship/eksklusif e‑sports yang bersaing dengan seri seperti Xiaomi 17T dan POCO X8 Pro Max, menonjolkan kemampuan grafis dan refresh rate tinggi sebagai pembeda.
Keunggulan unik: integrasi chip akselerator grafis khusus (Q3) memberi narasi “mobile GPU” yang berbeda dari ponsel yang hanya mengandalkan SoC satu chip.
Hal yang masih perlu diverifikasi
Dampak nyata pada baterai dan suhu ketika menjalankan 2K+144FPS dengan ray tracing aktif, khususnya pada sesi gaming panjang.
Ketersediaan global, varian SoC yang dipasarkan di luar China, dan harga resmi pada peluncuran 20 Mei 2026.

