LME Ekspansi Kapasitas Gudang Logam di Hong Kong Menjadi Ratusan Ribu Ton
London Metal Exchange (LME) sedang mengembangkan jaringan gudang logam di Hong Kong sebagai pintu gerbang utama ke pasar China, konsumen logam terbesar dunia. Ekspansi ini dimulai dengan persetujuan Hong Kong sebagai lokasi pengiriman resmi pada Januari 2025, diikuti persetujuan delapan gudang hingga Agustus 2025.
Kronologi Ekspansi
LME menyetujui empat gudang pertama pada April 2025, kemudian menambah tiga lagi pada Mei menjadi tujuh, dan mencapai delapan pada Agustus. Operasional dimulai Juli 2025, dengan penerimaan lebih dari 8.000 ton logam seperti tembaga, aluminium, dan seng. Rencana ekspansi lebih lanjut termasuk gudang di Runfa Wharf yang akan bertambah 30.000 kaki persegi dalam setahun.
Kapasitas Gudang
Kapasitas awal per gudang mencapai hingga 50.000 ton metrik untuk tembaga, dengan potensi skalabel menjadi 200.000 ton per gudang pada 2027. Secara keseluruhan, empat gudang pertama direncanakan punya kapasitas gabungan 500.000 ton metrik, mendekati skala ratusan ribu ton yang disebutkan. Ini memungkinkan Hong Kong menangani 15-20% kebutuhan penyimpanan tembaga Asia.
Dampak Ekonomi
Ekspansi ini memperkuat posisi Hong Kong sebagai hub komoditas Asia, ciptakan 800-1.000 lapangan kerja, dan tambah kontribusi GDP hingga US$2,1 miliar per tahun. Mengurangi disparitas harga antara pasar China dan benchmark global LME, fasilitasi arbitrase bagi pedagang China. HKEX sebagai pemilik LME sebut 30% volume perdagangan LME berasal dari China.

