MSCI Pertahankan Saham RI di Tengah Penghapusan 6 Emiten

MSCI Pertahankan Saham RI di Tengah Penghapusan 6 Emiten

Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil tinjauan indeks Mei 2026, di mana enam saham Indonesia berkapitalisasi besar dan menengah dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index, tetapi sejumlah emiten lain tetap bertahan.

Saham yang Dikeluarkan

MSCI Pertahankan Saham RI di Tengah Penghapusan 6 Emiten
(Foto Saham TPIA dari Google Finansial)
Enam saham yang terdepak mencakup emiten unggulan seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). 

Keputusan ini bagian dari rebalancing lebih luas, di mana total 19 saham RI terdampak, termasuk 13 dari MSCI Small Cap Index seperti ANTM, AALI, dan SIDO.

Daftar Saham yang Bertahan

MSCI Pertahankan Saham RI di Tengah Penghapusan 6 Emiten
(Foto Saham BBCA dari Google Finansial)
Di MSCI Global Standard Index Mei 2026, saham-saham kuat seperti PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) masih terdaftar. 

Selain itu, emiten lain termasuk PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT United Tractors Tbk (UNTR) tetap dipertahankan.

Indeks

Saham Bertahan Utama

Global Standard

ASII, BBCA, BBRI, BMRI, TLKM, BBNI, BRMS, BRPT, CPIN, GOTO, UNTR

Small Cap

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (dan lainnya)


Dampak ke Pasar Saham RI

Meski ada penghapusan, MSCI mempertahankan status Indonesia di Emerging Markets, menghindari penurunan ke Frontier Markets. 

Ini menunjukkan kepercayaan investor asing tetap ada terhadap saham blue chip perbankan dan konglomerasi, meskipun kinerja YTD beberapa saham seperti BREN (-41,6%) dan CUAN (-33,84%) menurun signifikan.

Rebalancing efektif akhir Mei 2026, berpotensi memengaruhi aliran dana asing di BEI.
Next Post Previous Post