Prediksi CEO Xpeng: Lima Raksasa EV China Capai Pendapatan Triliunan Yuan
CEO Xpeng, He Xiaopeng, baru-baru ini menyatakan keyakinannya bahwa lima produsen mobil China akan mencapai pendapatan tahunan mencapai triliunan yuan, disertai laba ratusan miliar yuan. Pernyataan ini menandakan potensi dominasi industri otomotif China di pasar kendaraan listrik (EV) global.
Latar Belakang Pernyataan
He Xiaopeng membagikan pandangannya melalui media sosial, menyoroti transformasi cepat sektor otomotif China. Saat ini, hanya lima raksasa global seperti Toyota, Volkswagen, Kia-Hyundai, Stellantis, dan General Motors yang mencapai skala pendapatan serupa. Ia memprediksi Xpeng, Nio, dan Li Auto bisa meraup laba tahunan di atas 50 miliar yuan (sekitar 7,3 miliar USD).
Konteks Performa Xpeng
Xpeng sendiri menunjukkan kemajuan signifikan, dengan pendapatan kuartal II 2025 mencapai rekor 18,27 miliar yuan, naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya, sambil mempersempit kerugian. Perusahaan ini juga memproyeksikan pertumbuhan pengiriman 143-154% pada kuartal III 2025. Tren ini mendukung optimisme He Xiaopeng di tengah persaingan ketat di pasar EV China.
Implikasi Global
Prediksi ini bisa menggeser keseimbangan pasar otomotif dunia, di mana China sudah memimpin produksi EV. Dengan valuasi triliunan yuan setara lebih dari 183 miliar USD per perusahaan, lima raksasa ini berpotensi menyaingi pemimpin tradisional. Namun, tantangan seperti perang harga dan regulasi tetap ada.

