Sony PS5: Penurunan Penjualan Akibat Kenaikan Harga 2026

Sony PS5: Penurunan Penjualan Akibat Kenaikan Harga 2026

Sony PlayStation menghadapi penurunan penjualan drastis pada PlayStation 5 setelah serangkaian kenaikan harga yang terjadi sejak konsol tersebut dirilis pada 2020. Penjualan PS5 turun lebih dari 46 persen tahun-ke-tahun akibat kenaikan harga jual yang mencapai Rp11 juta per Maret 2026.

Data Penjualan yang Mengempiskan

Metric

Q4 FY2026

Q4 FY2025

Penurunan

Unit terjual

1,5 juta

2,8 juta

46%

Total penjualan FY25

16 juta unit

18,5 juta unit (FY24)

2,5 juta unit


Sony hanya menjual sekitar 1,5 juta unit PS5 pada kuartal yang berakhir 31 Maret 2026, angka yang turun drastis dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai 2,8 juta unit.

Kenaikan Harga Berturut-turut

Kenaikan harga PS5 terjadi dalam dua tahap selama 12 bulan terakhir:

Model

Harga Awal

Harga Maret 2026

Kenaikan

PS5 Standard

$499,99

$649,99

+$100

PS5 Digital Edition

~$499

$599,99

+$100

PS5 Pro

-

$899,99

-


Kenaikan harga terbaru terjadi pada Maret 2026 dengan tambahan hampir $100 dibanding harga awal peluncuran. Sony juga menaikkan harga PlayStation Portal remote player sebesar $50 menjadi $249,99.

Penyebab Kenaikan Harga

Sony secara resmi mengatribusikan kenaikan harga kepada:

Krisis memori global – kelangkaan chip memori yang menekan margin produksi

Tekanan ekonomi global – kondisi ekonomi dunia yang terus bermasalah

Dampak konflik Iran – reperkusi dari konflik geopolitik

Biaya komponen naik – khususnya chip memori

Masa Depan PlayStation

Meskipun penjualan PS5 menurun tajam, Sony memastikan bahwa PS6 sudah dalam pengembangan. Kenaikan harga ini juga terjadi di tengah hype GTA 6 yang membentuk masa depan gaming Sony.

Sony berencana mengandalkan monetisasi install base yang ada dan memperluas pendapatan dari software serta layanan PlayStation Plus sebagai strategi menghadapi penurunan penjualan hardware. Total penjualan PS5 sejak peluncuran telah mencapai 92,1 juta unit.

Penurunan penjualan ini menandai salah satu kinerja kuartal terburuk untuk PlayStation 5 dalam sejarahnya, dengan Sony bertaruh konsumen tetap bertahan meski menghadapi harga konsol tertinggi dalam sejarah gaming modern.

Previous Post