Dasco Kumpulkan Bos Bank Pelat Merah, Bahas Buyback Saham
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengumpulkan para direktur utama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Ketua BP BUMN, COO Danantara, dan Menteri Sekretaris Negara untuk membahas rencana buyback (pembelian kembali) saham bank BUMN di kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (9/6/2026).
Peserta Pertemuan
Pertemuan ini dihadiri oleh:
Para direktur utama Himbara (Bank Mandiri, BRI, BNI, dan Bank lainnya)
Dony Oskaria – Ketua BP BUMN dan COO Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara)
Prasetyo Hadi – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg)
Inti Pembahasan: Rencana Buyback Saham
Dasco menjelaskan bahwa sudah saatnya BUMN berdiskusi untuk melakukan buyback saham yang tersebar di pasar pada momentum yang tepat.
"Kemudian pada saat ini, kita sudah saatnya berdiskusi bagaimana kita kemudian pada kesempatan yang tepat menurut saya. Kita kembali buyback atau membeli kembali saham-saham yang sebenarnya di pasar," ujar Dasco.
Latar Belakang Buyback Bank Pelat Merah
Rencana buyback ini bukan hal baru bagi bank pelat merah:
|
Bank |
Rencana Buyback |
Tahun |
|
BMRI (Bank Mandiri) |
Rp 1,17 triliun |
2025 |
|
BBRI (BRI) |
Rp 3 triliun |
2025 |
|
BBNI (BNI) |
Rp 905 miliar - Rp 1,5 triliun |
2025 |
Tujuan Buyback
Meningkatkan stabilitas harga saham di pasar
Membangun kepercayaan publik terhadap industri perbankan nasional
Mendukung program pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Regulasi Terbaru
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 18 Maret 2025 telah mengeluarkan aturan yang memperbolehkan buyback tanpa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sehingga mempercepat proses eksekusi.
Dasco menilai pertemuan ini penting untuk membuka peluang buyback saham di tengah situasi global saat ini yang mempengaruhi pasar modal.

