Dirgantara Turki Lirik Kertajati, Jabar Jadi Pusat Perakitan Pesawat
Rencana ini merupakan bagian dari strategi ekspansi perusahaan untuk memperkuat posisinya dalam rantai pasok industri kedirgantaraan global.
Kertajati Kandidat Utama
Director PT Aerospace Indonesia Adiiantoro menyatakan bahwa pihaknya sedang mengeksplorasi beberapa lokasi potensial di Indonesia untuk mewujudkan rencana ekspansi tersebut. Dari beberapa opsi yang tersedia, Kertajati muncul sebagai salah satu kandidat yang paling menjanjikan.
"Saat ini kami memiliki beberapa pilihan daerah, namun belum ada keputusan final. Mungkin rekan-rekan juga sudah mendengar tentang GMF yang mendapatkan fasilitas di Kertajati, dan ke depan mungkin arah kami juga akan menuju sana," ungkap Adi dalam rilisnya pada Rabu (10/6/2026).
Kolaborasi Lintas Sektor
PT Turkish Aerospace Indonesia mendorong kolaborasi lintas sektor demi memperkokoh posisi di dalam rantai pasok (supply chain) industri kedirgantaraan. Kehadiran fasilitas perakitan di Kertajati diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan industri dirgantara nasional.
Konteks Pengembangan Kertajati
Kertajati sebelumnya telah menjadi sorotan sebagai potensi hub industri dirgantara nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa Kertajati dapat menjadi hub industri dirgantara nasional, dimulai dari kerja sama antara BIJB Kertajati dengan Garuda Maintenance Facility (GMF).
Pemerintah juga terus menyiapkan strategi untuk menghidupkan kembali Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati agar tidak unused. Salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah menjadikan Kertajati sebagai pusat Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) nasional.
Potensi Manfaat bagi Indonesia
Kehadiran fasilitas perakitan pesawat dari Turki di Kertajati berpotensi memberikan manfaat nyata bagi industri pertahanan nasional, khususnya PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Hal ini sejalan dengan permintaan Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin agar pemerintah memastikan adanya manfaat bagi industri pertahanan domestik.
Dengan pengembangan kawasan terpadu industri kedirgantaraan nasional di Kertajati, Indonesia diharapkan dapat menjadi pusat perawatan dan perakitan pesawat yang strategis di kawasan Asia, mulai dari helikopter hingga pesawat komersial.

