Harga Perak, Selasa 23 Juni 2026: Update Harian Terbaru

Harga Perak, Selasa 23 Juni 2026: Update Harian Terbaru

Harga perak pada Selasa, 23 Juni 2026, tercatat melemah tipis di pasar global. Di awal perdagangan hari ini, harga perak berada di kisaran US$65 per troy ons, setelah sebelumnya ditutup di US$65,18 per troy ons pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026.

Penurunan ini masih melanjutkan tekanan yang sudah terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Dalam sepekan terakhir, pergerakan harga perak tercatat turun 9,08% dengan rata-rata harga transaksi harian sekitar US$66,47 per troy ons.

Pergerakan harga hari ini

Harga Perak, Selasa 23 Juni 2026: Update Harian Terbaru
(Foto Harga Perak Dunia dari TradingView)
Berdasarkan pembaruan pasar pagi, harga perak untuk transaksi Selasa, 23 Juni 2026 tercatat di US$63,805 per troy ons. Angka ini lebih rendah dibanding perdagangan sebelumnya yang berada di US$65,01 per troy ons.

Jika mengacu pada sumber pasar lain, harga perak dunia juga sempat berada di sekitar US$65 per troy ons pada pukul 06.33 WIB hari ini. Ini menunjukkan pasar masih bergerak fluktuatif di tengah sentimen global yang berubah cepat.

Harga perak dalam rupiah

Untuk pasar domestik, harga perak Antam dilaporkan stabil di Rp43.150. Harga ini sama seperti posisi pada Jumat sebelumnya, sehingga menunjukkan belum ada perubahan berarti pada harga logam mulia berbasis perak di pasar lokal.

Sementara itu, data harga perak dalam rupiah juga menunjukkan kisaran harga yang lebih tinggi per gram di pasar internasional, tergantung pada konversi dan satuan yang digunakan. Pada pembaruan terbaru, harga perak di Indonesia tercatat sekitar 37.571 per gram pada 22 Juni 2026 UTC.

Sentimen pasar

Pergerakan harga perak hari ini masih dipengaruhi dinamika geopolitik dan ekspektasi pasar global. Ketika ketegangan mereda, harga cenderung terkoreksi, sedangkan ketidakpastian biasanya mendorong permintaan aset lindung nilai seperti perak.

Dalam konteks seminggu terakhir, tren penurunan menunjukkan bahwa pasar masih mencari arah baru. Investor biasanya akan memantau kekuatan dolar AS, pergerakan imbal hasil obligasi, dan sentimen risiko global untuk membaca peluang arah harga berikutnya.


 

Next Post Previous Post