Kemendag Dorong Bisnis Waralaba Kuliner sebagai Penopang Ekonomi Nasional

Kemendag Dorong Bisnis Waralaba Kuliner sebagai Penopang Ekonomi Nasional

Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong pengembangan bisnis waralaba, khususnya di sektor kuliner, yang dinilai memiliki potensi besar sebagai penopang ekonomi nasional. Direktur Bina Usaha Perdagangan Kemendag, Septo Soepriyatno, menyatakan bahwa sektor kuliner masih mendominasi bisnis waralaba di Indonesia dengan porsi lebih dari 40%.

Kuliner Masih Menjadi Primadona Waralaba

Berdasarkan data yang ada, jumlah pelaku usaha waralaba terbesar masih berada di kategori kuliner. Septo menjelaskan, "Kuliner masih memegang sekitar lebih dari 40% bisnis waralaba." Dari total tersebut, sektor food & beverage (F&B) bahkan mencapai komposisi 47,77 persen, diikuti oleh jasa kecantikan, pendidikan non-formal, ritel, dan lainnya.

Kesuksesan ini bukan tanpa alasan. Bisnis waralaba kuliner dianggap sebagai cara cepat untuk memulai usaha dengan sistem yang sudah teruji, sehingga meminimalkan risiko kegagalan.

Dukungan Pemerintah untuk Wirausaha Nasional

Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pengembangan model bisnis waralaba sebagai salah satu cara mempercepat pertumbuhan usaha sekaligus memperluas ekspansi produk dan layanan Indonesia ke pasar internasional.

Kemendag berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan wirausaha nasional, antara lain melalui:

Penguatan kemitraan usaha berbasis waralaba

Program kerja sama dengan Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) untuk mendorong ekspor waralaba Indonesia

Longgaran regulasi waralaba untuk mendongkrak arus investasi.

Potensi Ekspor ke Pasar Global

Per Februari 2025, terdapat 311 waralaba di Indonesia, terdiri dari 157 waralaba dalam negeri dan 154 waralaba luar negeri. Banyak waralaba lokal telah berhasil ekspansi ke luar negeri, menunjukkan bahwa brand Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Program kerjasama antara Kemendag dan ASENSI bertujuan untuk membuka lebih banyak peluang bagi brand lokal untuk berekspansi ke luar negeri sekaligus mendorong ekspor waralaba Indonesia.

Target Rasio Wirausaha 4 Persen

Kemendag mencatat bahwa pada 2021, sebanyak 5.599 gerai dioperasikan dengan sistem pengembangan waralaba dengan omzet tercatat sebesar Rp20,8 triliun. Pemerintah menargetkan pertumbuhan rasio wirausaha sebesar 4 persen pada 2024, dan bisnis waralaba menjadi salah satu strategi utama untuk mencapai target tersebut.

Bisnis waralaba kuliner masih moncer dan terus berkembang di Indonesia. Dengan dukungan pemerintah melalui Kemendag, sektor ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penting dalam menjunjung aktivitas ekonomi nasional serta membuka peluang ekspansi ke pasar internasional.

 

Next Post Previous Post