Kurs Dolar-Rupiah, Minggu 21 Juni 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 17.826
| (Foto Kurs Dolar-Rupiah dari Bank BCA) |
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Minggu (21/6/2026) tercatat di level Rp 17.826 per dolar AS. Angka ini sesuai dengan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia yang bergerak datar di level tersebut.
Pergerakan Nilai Tukar Hari Ini
|
Indikator |
Nilai |
Perubahan |
|
Kurs JISDOR BI |
Rp 17.826 |
datar (dari Rp 17.753) |
|
Kurs Transaksi BI (maksimal) |
Rp 17.915,13 |
- |
|
Kurs Transaksi BI (minimal) |
Rp 17.736,87 |
- |
|
Kurs BNI (jual) |
Rp 17.845 |
- |
|
Perubahan harian |
+61 poin |
+0,34% |
Rupiah mengalami pelemahan tipis pada perdagangan Jumat sore (19/6) sebelum stabil di posisi Rp 17.826, dengan penurunan 10 poin atau 0,06% dari penutupan sebelumnya di Rp 17.794.
Faktor Pendorong Pergerakan
Beberapa faktor utama yang mempengaruhi nilai tukar rupiah minggu ini:
Geopolitik Timur Tengah – Ketidakstabilan di wilayah Timur Tengah mendorong investor mencari mata uang aman seperti dolar AS
Potensi Kenaikan Suku Bunga AS – Ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve membuat dolar AS lebih kuat
Keputusan Suku Bunga BI – Respons pasar terhadap keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia masih mempengaruhi pergerakan rupiah
Nilai Tukar Dolar Indeks (DXY) – Dolar AS menguat 1,49% selama sebulan terakhir dan naik 1,93% dalam 12 bulan terakhir.
Proyeksi Pekan Depan
Rupiah dibuka menguat pada awal pekan ini ke level Rp 17.827 per dolar, namun diprediksi akan tetap tertekan sepanjang pekan dengan volatilitas yang tinggi. Investor perlu memantau perkembangan kebijakan moneter AS dan BI serta situasi geopolitik global.
Untuk masyarakat di Pekanbaru dan seluruh Indonesia yang membutuhkan transaksi valuta asing, disarankan untuk memeriksa kurs terbaru di bank masing-masing karena dapat bervariasi dari kurs JISDOR Bank Indonesia.

