Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 26 Juni 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 26 Juni 2026

IHSG pada perdagangan Jumat, 26 Juni 2026, diperkirakan bergerak terbatas setelah sehari sebelumnya ditutup naik ke level 5.999,04. Sejumlah analis melihat indeks masih berpeluang menguji area 6.060–6.120, meski tekanan jual asing dan potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai.

Pergerakan IHSG

Secara teknikal, IHSG disebut berada dalam rentang support 5.960–5.920 dan resistance 6.060–6.120 pada perdagangan hari ini. Ada pula pandangan bahwa IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji area 5.723–5.847 sebelum kembali mencoba menguat, sehingga pergerakannya diperkirakan cukup volatile dalam jangka pendek.

Sentimen eksternal datang dari bursa global yang cenderung beragam, sementara pasar regional Asia juga memberi dukungan dari penguatan indeks seperti Kospi dan Nikkei. Di sisi domestik, penguatan IHSG sebelumnya masih dibayangi aksi jual asing sekitar Rp299 miliar, sehingga penguatan hari ini kemungkinan tidak terlalu agresif.

Saham pilihan

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 26 Juni 2026
(Foto Saham GULA dari Google Finansial)
Sejumlah saham yang masuk radar analis untuk perdagangan hari ini antara lain JPFA, MDKA, ASII, DSSA, RMKE, dan GULA, dengan fokus pada saham-saham yang masih punya katalis fundamental maupun teknikal yang menarik. 

Rekomendasi lain juga mencakup MBMA, RAJA, BRPT, MAPA, MEDC, UNTR, dan UNVR, yang dipilih karena dianggap punya peluang bergerak positif di tengah IHSG yang masih fluktuatif.

Daftar saham pilihan dari sumber lain turut menampilkan DSSA, SMIL, dan JSMR sebagai kandidat menarik untuk perdagangan hari ini. Ada juga rekomendasi MAPI, EMAS, dan EXCL dari tim riset lain yang menilai emiten-emiten tersebut masih punya ruang penguatan terbatas.

Strategi perdagangan

Untuk trader harian, pendekatan yang lebih aman adalah fokus pada saham dengan likuiditas baik dan menetapkan batas risiko yang jelas. Karena IHSG belum keluar dari fase konsolidasi, buy on weakness di area support dan ambil untung bertahap di dekat resistance menjadi strategi yang lebih masuk akal.

Bagi investor jangka pendek, perhatikan saham yang mendapat dukungan sentimen sektoral, terutama saham konsumer, energi, tambang, dan infrastruktur yang beberapa kali muncul dalam rekomendasi analis hari ini. Jika IHSG gagal menembus 6.060–6.120, pasar berpotensi bergerak mendatar lebih lama sebelum menentukan arah berikutnya.

Next Post Previous Post