Saham S&P 500 Naik Didorong Sentimen Damai AS-Iran
| (Foto Index S&P 500 dari Google Finansial) |
Indeks saham S&P 500 naik dipicu oleh optimisme pasar akan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Sentimen geopolitik yang membaik ini mendukung selera risiko investor dan mendorong penguatan di Wall Street.
Pergerakan Indeks Wall Street
|
Indeks |
Kenaikan |
Level Penutupan |
|
S&P 500 (futures) |
+0,1% |
7.082,75 poin |
|
Dow Jones |
+0,2% |
48.841,0 poin |
|
Nasdaq 100 |
stabil |
26.479,0 poin |
|
S&P 500 (tutup) |
+1,2% |
mendekati rekor tertinggi |
|
Nasdaq |
+~2% |
- |
S&P 500 mendekati level tertinggi sepanjang masa setelah naik 1,2%, sementara Nasdaq melonjak hampir 2%. Dow Jones juga mencatat rekor tertinggi baru untuk sesi kedua berturut-turut.
Faktor Pendorong Sentimen Positif
Pernyataan Donald Trump - Presiden Trump menyatakan bahwa pihak Iran "sangat ingin membuat kesepakatan" dan "masih ingin mencapai kesepakatan"
Dialog Berkelanjutan - Terdapat dialog aktif antara perwakilan AS dan Iran yang mendorong optimisme pasar
Laporan Earnings Positif - Laporan earnings emiten yang baik turut mendukung penguatan pasar
Data Tenaga Kerja AS - Data tenaga kerja AS yang lebih baik dari ekspektasi menambah sentimen positif
Dampak di Bursa Asia dan IHSG
Pasar Asia-Pasifik juga menghijau mengikuti penguatan di Wall Street. Di Indonesia, IHSG menguat dipicu optimisme kesepakatan damai AS-Iran dan koreksi harga minyak mentah di bawah 90 dolar AS per barel:
IHSG ditutup naik 2,07% ke 7.458,49 pada 10 April 2026
Sepekan kemudian, IHSG menguut 6,14% dengan sentimen perdamaian sebagai pendorong utama
Analis menyebut jika ketegangan mereda, IHSG berpotensi tembus 7.700 di semester I 2026
Sentimen damai AS-Iran menjadi katalis positif yang mengangkat sentimen pasar global secara merata.

