Update Harga Emas Dunia: USD 4.082/Ounce pada Kamis, 11 Juni 2026
Harga emas dunia (XAU/USD) tercatat di level USD 4.082 per ounce pada perdagangan Kamis, 11 Juni 2026 pagi. Harga ini mengalami penurunan dibandingkan penutupan sebelumnya, menyusul lonjakan inflasi AS dan eskalasi konflik geopolitik yang memicu volatilitas tinggi di pasar logam mulia.
Pergerakan Harga Tercatat
|
Parameter |
Harga |
Perubahan |
|
Harga Spot Hari Ini |
USD 4.082/ounce |
- |
|
Harga 10 Juni 2026 |
USD 4.204/ounce |
-3,01% (-130,50) |
|
Harga Pagi Ini (06:00) |
USD 4.056/ounce |
Longsor tajam |
|
Harga Terkini (Pluang) |
USD 4.128,60 |
-3,68% (24 jam) |
Faktor Pendorong Penurunan
| (Foto Harga Emas Dunia dari TradingView) |
Konflik AS-Iran Eskalasi – Tekanan geopolitik menciptakan psikologis "wait and see" di pasar
Dolar AS Menguat – Penguatan dolar berlawanan arah dengan harga emas, menekan level spot
Dampak pada Harga Emas Lokal (Indonesia)
Harga emas Antam 1 gram di Indonesia stabil di Rp2.822.000 pada 11 Juni 2026 menurut Pegadaian, meskipun emas dunia turun:
|
Produk |
Harga per 11 Juni 2026 |
|
Antam 1 gram |
Rp2.822.000 |
|
UBS 1 gram |
Rp2.703.000 |
|
Galeri24 1 gram |
Rp2.690.000 |
|
IndoGold (Beli) |
Rp2.458.659 |
Potensi koreksi: Analis memperkirakan harga emas Antam bisa turun Rp75.000–Rp85.000/gram jika tekanan global berlanjut.
Perkiraan Jangka Pendek
Support: USD 3.980–4.000/ounce
Resistance: USD 4.120–4.150/ounce
Jika inflasi AS tetap tinggi dan dolar kuat, emas berpotensi turun kembali ke USD 4.000
Ketidakpastian geopolitik bisa mendorong rebound ke USD 4.200 jika konflik mereda
Rekomendasi untuk Investor
Investor ritel: Pertimbangkan strategi wait and see hingga volatilitas mereda
Pembeli emas fisik: Harga Antam masih stabil meski dunia turun, pantau kurs Rupiah-USD
Investor jangka panjang: Emas tetap menjadi safe-haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

